Pindah ke Kemenhaj, Endan Umar Akhiri Pengabdian di Sekretariat DPRD Pandeglang
PANDEGLANG – Sosok Moch. Endan Umar Murdani, S.Sos., MA, atau yang akrab disapa “Pak Wali” dan “Ka Haji” oleh kalangan media, resmi mengakhiri masa pengabdian panjangnya di Sekretariat DPRD Kabupaten Pandeglang.
Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal humanis dan komunikatif ini lolos seleksi mutasi ke Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 November 2026.
Sejak pertama kali ditempatkan di Sekretariat DPRD Kabupaten Pandeglang pada tahun 2011, alumnus S-2 Magister Administrasi Publik ini telah melewati berbagai dinamika organisasi.
Ia mengawali kiprahnya sebagai Koordinator Pendamping Komisi III, kemudian berpindah tugas menjadi Koordinator Pendamping Komisi I. Dedikasi dan keluwesannya dalam bergaul membuat dirinya dipercaya mengelola ranah Kehumasan Sekretariat DPRD dari tahun 2015 hingga 2026.
Sebagai ujung tombak humas, Endan berfokus pada fasilitasi kehumasan yang menjembatani hubungan personal maupun kelembagaan.
Ruang lingkup kerjanya mencakup komunikasi internal dengan pimpinan dan anggota DPRD, hingga koordinasi eksternal berskala nasional.
Mulai dari komunikasi antar-lembaga DPRD se-Indonesia, protokoler kementerian negara, kepolisian, partai politik, hingga merangkul Organisasi Kepemudaan (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Di kalangan jurnalis, nama Endan Umar sudah tidak asing lagi. Ia menjadi penyambung lidah sekaligus perekat hubungan antara wartawan dengan lembaga legislatif.
Selama lebih dari satu dekade, pria supel ini dikenal selalu membawa ketenangan dan sukses memfasilitasi berbagai agenda besar DPRD Pandeglang.
“Sosok Pak Endan itu ASN yang sangat humanis dan humoris. Setiap tamu yang datang selalu diterima dengan baik, orangnya tidak neko-neko dan sangat luas pergaulannya, terutama di kalangan wartawan dan OKP,” tutur Mbae, salah satu staf Humas yang sehari-hari bekerja bersamanya.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang H. TB. Agus Khatibul Umam (Partai Golkar) turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, Endan Umar merupakan sosok pegawai yang loyal.
“Memiliki kompetensi komunikasi yang luar biasa. Serta mampu menjaga stabilitas hubungan kemitraan antara DPRD dengan publik dan media masa selama bertahun-tahun,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi mengenai kepindahannya, Endan menghela napas cukup berat, merefleksikan kedekatan emosionalnya dengan tempatnya mengabdi selama 15 tahun terakhir.
“Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Mungkin sudah saatnya takdir saya melanjutkan karier ASN di Kementerian Haji dan Umroh. Mohon doa dan dukungannya semoga amanah dan berkah,” ujarnya menutup perbincangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi menyatakan, Endan ini sosok ASN yang humanis, adaptif dan bisa bergaul dengan siapa saja.
“Khususnya temen-temen media, OKP, sehingga terjalin komunikasi, kolaborasi yang konstruktif, antara eksternal dan internal, baik itu eksekutif maupun legislatif. Bulan ini mungkin Endan jabatan terakir jadi humas di Kabupaten Pandeglang, tentu kami Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang mengucapkan terima kasih banyak, atas dedikasi pengabdiannya, semoga dedikasi pengabdiannya dibalaskan ganjaran yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” jelasnya.
Selanjutnya Pemda akan mencari sosok, yang minimal sama, sosok humanis, adaptif, komunikatif dengan semua orang. Sehingga terjalin komunikasi menuju kondusifitas di Kabupaten Pandeglang.
“Nanti kami akan mencari sosoknya atau barangkali ada masukan temen-temen wartawan untuk menjadi bahan pertimbangan Pemda kan tidak menjadi persoalan,” pungkasnya.***


