Trauma Tsunami, Warga Pandeglang Memilih Mengungsi ke Dataran Tinggi

 

PANDEGLANG – Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang berpusat di Perairan Sumur, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang pada Jumat 14 Januari 2022 sekitar pukul 16.05 WIB membuat warga panik.

Alhasil, masyarakat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang pun memilih untuk mengungsi lantaran khawatir terjadinya gempa susulan dan tsunami.

Seperti yang disampaikan warga Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Irpan Afendi (35).

Menurutnya, saat ini dirinya beserta seluruh keluarga memilih mengungsi ke dataran yang lebih tinggi karena rasa trauma tsunami pada akhir tahun 2018 silam.

Mayoritas masyarakat Kecamatan Sumur mengungsi ke Gunung Pariuk yang merupakan kaki Gunung Honje yang terletak di wilayah Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

“Iya saya sedang ngungsi sama keluarga di Kampung Kapudang di Gunung Pariuk, karena trauma. Kan dulu pernah ada tsunami. Gak tahu (ngungsi) sampai kapan, kayaknya sampai besok pagi, tapi keputusannya gimana besok,” ungkap Irfan.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Ade Sutoni. Dirinya membenarkan bahwa mayoritas warganya saat ini sedang mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

“Iya setelah saya survey dari mulai Kampung Paniis sampai Kampung Tamanjaya itu rata-rata pada ngungsi. Hanya beberapa (warga) saja yang berjaga di tiap kampung biar rumah gak sampai kosong,” kata Ade Sutoni dihubungi via telepon, Jumat 14 Januari 2022 malam.

Menurutnya, keinginan mengungsi merupakan inisiatif warga sendiri tanpa adanya instruksi dari pemerintah setempat.

Pasalnya, rasa trauma kejadian tsunami 2018 seolah masih membayangi masyarakat.

“Karena dulu di sini (Kecamatan Sumur) pernah terjadi tsunami, jadi mereka pada trauma. Jadi pada nyelamatin diri. Kalau barang-barang gitu mah itu udah dianggap penting gak penting, tapi nyawa lebih penting,” tandasnya.

Berdasarkan catatan dari BPBD Kabupaten Pandeglang, sebanyak 17 Kecamatan terdampak gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengakibatkan sejumlah rumah dan fasilitas sekolah rusak. (*/YS)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien