Tujuh Kampung di Desa Citereup Pandeglang Terdampak Proyek PT JHL

PANDEGLANG – Tujuh Kampung di Desa Citereup Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Banten terdampak proyek PT Jaya Hunian Lestari (JHL) dampak tersebut dirasakan langsung yakni banjir.
Adapun beberapa kampung yang terdampak yakni Kampung Jalupang, Reunghas, Babakan Tengah, Karet, Sukamaju, Lebak Huni dan Kampung Pasar.
Warga kampung Karet Sobari mengatakan dampak dari adanya aktivitas proyek PT JHL memang langsung dirasakan, dampak yang paling besar dirasakan oleh warga yakni banjir.
Selain Sobari yang juga ada Dawong warga dari Kampung Reunghas menyampaikan bahwa dampak yang langsung dirasakan oleh warga yakni Banjir. Oleh karena itu ia dan warga lain protes dengan aktivitas PT JHL.
“Saya berharap keberadan PT harus bisa memberikan dampak positif bukan dampak negatif seperti banjir,” terangnya, Rabu, (17/8/2022).

Ketua Forum Pemuda Citereup Awang mengatakan bahwa keberadan PT JHL di Desanya sampai saat ini tidak terbuka pada warga terkait aktivitasnya.
Apa sebenarnya yang sedang dibangun dan akan membangun apa sebenarnya, sementara bicara pabrik juga katanya bukan, info yang diterima katanya pertanian.
“Kenapa kami warga tidak tahu karena perusahan tidak terbuka dan minim sosialisasi. Sementara aktivitasnya memberikan dampak negatif yakni banjir, karena itulah kami protes,” katanya kepada Fakta Banten.
Dia menambahkan, keberadan PT harusnya terbuka pada warga tidak seolah-olah menutupi, baik itu tujuan maupun terkait tenaga kerja agar keberadaanya dirasakan manfaat bagi warga lokal.
Dia mengatakan silahkan semua investor datang tapi mohon libatkan warga lokal jangan hanya menerima dampak negatifnya aja.
“Saya sangat bangga dengan adanya perusahan sebagai investor di Desa Citereup tapi mohon jangan hanya memberikan dampak negatifnya saja. Kami sebagai warga lokal juga harus dilibatkan dan dampak buruk karena aktivitas PT diselesaikan agar semuanya nyaman,” tegasnya. (*/Gus)



