Bantu Warga Kurang Mampu, UPG Hadirkan Biaya Kuliah Murah hingga Beasiswa untuk Santri

SERANG – Universitas Primagraha (UPG) memberikan peluang bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi untuk bisa menjalani pendidikan kuliahnya dengan biaya yang sangat terjangkau hanya sebesar Rp150 ribu per bulan.

Ketua Yayasan, Khaeroni mengatakan bahwa sudah banyak mahasiswa yang masuk ke kampus tersebut. Dan pihaknya juga akan menampung bagi calon mahasiswa yang sempat gagal mendaftarkan diri di kampus negeri.

“Alhamdulillah kita dari daerah mana pun sudah ada di UPG. Siapa pun yang mau di UPG, kami siap menampung,” ujarnya usai melakukan sosialisasi kampus UPG bersama media di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (25/6/2021).

Ia mengatakan, sudah banyak mahasiswa yang bergabung di kampus UPG dari berbagai daerah di Banten maupun luar Banten.

“Kalo dari sini dari Rangkas, pontang, Tirtayasa, Cilegon, Anyer bahkan ada yang dari luar daerah juga. Tapi di sini mayoritas orang-orang Banten ada,” katanya.

Selain murah, UPG juga memberikan program beasiswa kepada mahasiswa sesuai dengan kemampuan kampus.

“Saya selaku ketua yayasan dan rektor juga program beasiswa terus dijalankan sesuai dengan kemampuan UPG di sini,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa ada beberapa kriteria beasiswa yang ada di kampus UPG, salah satunya untuk santri.

“Tahun ajaran sekarang ada 1.300 yang sudah daftar. Kalo untuk kuota ada kriteria, itu juga program unggulan beasiswa, ada anak santri, ada program tahfidz Quran,” katanya.

Pihaknya juga memberikan kesempatan kepada kaum muda yang memiliki potensial dan ingin mencerdaskan kehidupan bangsa untuk bergabung bersama UPG.

“Justru dari perekrutan dosen kita melalui open biding. Waktu sebelum jadi Universitas kita langsung open biding dan yang daftar itu ada 75 orang. Mudah-mudahan pemuda potensial yang bisa mewarnai dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UPG, Romli Ardie mengatakan bahwa UPG mempunya niat ingin membangun bangsa dengan kondisi masyarakat yang dinilai kurang mampu.

“UPG ini ingin membangun bangsa dan masyarakat Banten yang tadi kondisinya perlu kita bantu. Kita memberikan peluang kepada mereka yang belum mampu untuk masuk, dengan biaya ada yang Rp150 ribu dan ada yang Rp250 ribu dan ada bantuan dari yayasan sampai potongan sebesar 50 persen. Para pimpinan yayasan dan rektorat mengambil kebijakan seperti itu,” katanya.

Selain itu, yayasan tersebut juga mempunyai mimpi ingin membantu dan menumbuhkan masyarakat, khususnya Banten.

“Yayasan ini ingin mengabdikan diri dalam rangka membantu dan menumbuhkan warga dan masyarakat Banten khususnya,” terangnya.

Bagi mahasiswa yang ingin daftar di kampus UPG bisa mendaftar secara online melalui website UPG.

“Untuk rekrutmen calon mahasiswa bisa daftar secara online dengan membuka website UPG, dan kita juga ada seleksi ada yang dilakukan secara online dan juga langsung dengan Prokes,” katanya.

Ia mengatakan untuk pembayaran SPP sangat bervariatif tergantung dengan kemampuan para mahasiswanya.

“Ada mahasiswa yang dapat full bantuan beasiswa tanpa dipungut yang lain. Kemudian ada juga memang dengan kriteria tertentu seperti zakat almamater, untuk wisuda dan bimbingan itu kan harus ya. Di luar yayasan berikan bantuan ya,” tukasnya. (*/Roel)