Ketahuan Ikut Kampanye Ratu Ati, Anggota KPPS di Cilegon Akhirnya Mundur

Smsi dprd Pandeglang sumpah pemuda

CILEGON – Salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, berinisial N yang terindikasi terlibat dalam kampanye calon walikota Ratu Ati Marliati, dikabarkan telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai KPPS.

Diketahui, kampanye calon walikota dan wakil walikota Cilegon nomor urut 02 itu berlangsung di rumah yang bersangkutan, sebab suami dari Nyonya N ini merupakan politisi dari Partai Politik (Parpol) pengusung Paslon 02.

Arif, Panwas Kecamatan Jombang Kota Cilegon mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan. Dimana hari ini yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari keanggotaan KPPS 17 Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang.

“Barusan PPK divisi SDM menyampaikan ke saya,” kata Arip, dihubungi Selasa (1/12/2020) malam.

Sementara itu, Kordiv SDM PPK Kecamatan Jombang Husen mengatakan, pihaknya telah mendatangi langsung saudari N di rumahnya, setelah bertemu N lantas mengundurkan diri, dan membuat surat pernyataan bermaterai.

Dishub

“Ini sudah ada suratnya. Untuk pengganti akan dikoordinasikan terlebih dahulu,” tuturnya via telepon.

Dalam surat yang ditujukan ke PPS Kelurahan Masigit, Nyonya N menuliskan pernyataan pengunduran diri sebagai anggota KPPS Kelurahan Masigit Kecamatan Jombang Kota Cilegon Pilkada 2020, serta ia juga mengucapkan terimakasih kepada PPS yang telah mempercayakannya.

“Demikian surat pengunduran diri ini dibuat, sebagaimana mestinya. Tanpa pengaruh pihak manapun,” tulis isteri dari politisi Partai NasDem ini.

Surat pengunduran diri anggota KPPS yang diduga tidak netral

Di tempat yang terpisah, Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi berharap agar masyarakat lebih kritis, mengingat keterbatasan pengawas, sedangkan yang diawasi jumlahnya lebih banyak.

“Masyarakat harus lebih kritis lagi, untuk memberikan informasi apabila ada pelanggaran, atau keberpihakan terhadap jajaran penyelenggara. Dan diharapkan KPPS harus netral bukan hanya kelihatan netral,” pungkasnya. (*/A. Laksono)

Masduki pp sumpah pemuda