100 Hari Kerja Bupati-Wakil Bupati Serang, Dua Pekan Gencar Bersihkan Sampah di Sejumlah Kecamatan
SERANG– Pemerintah Kabupaten Serang menggencarkan kegiatan pembersihan sampah di sejumlah kecamatan selama dua pekan ke depan.
Program ini merupakan bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang yang tengah berjalan.
Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, mengatakan bahwa program bersih-bersih tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Pembersihan sampah di sejumlah kecamatan merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang, dua Minggu ke depan ini harus sudah beres ya” ujar Najib, usai acara pembersihan sampah di Kecamatan Anyar, Selasa (10/6/2025) kemarin.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk disiplin dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Menurutnya, kedisiplinan masyarakat akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih nyaman, bersih, dan sehat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Serang agar membuang sampah pada tempat yang sudah ditentukan. Jangan membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Najib menambahkan, dalam waktu dekat pemerintah akan menyusun skema teknis pengelolaan sampah yang melibatkan dinas terkait, pemerintah desa, dan kecamatan.
“Kami berharap ke depan semua pihak bisa bekerja sama. Pemerintah desa, kecamatan, serta dinas terkait akan menyusun langkah teknis pengelolaan sampah pada kesempatan berikutnya,” jelasnya.
Ia menuturkan, saat ini pihaknya tengah mengkaji lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru yang rencananya akan berlokasi di Kecamatan Tunjung Teja.
Namun demikian, fokus utama bukan hanya pada pembukaan TPA baru, melainkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah di tingkat kelurahan dan desa.
“Saat ini TPA sedang dikaji. Lahannya kemungkinan di Tunjung Teja. Tapi yang lebih penting bukan hanya membuka TPA, melainkan bagaimana pemberdayaan pengelolaan sampah bisa berjalan di tingkat kelurahan dan desa,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi budaya baru di Kabupaten Serang.
“Kami sangat bahagia bisa bergotong royong bersama masyarakat. Kabupaten Serang harus menjadi daerah yang lebih nyaman, bersih, dan sehat,” pungkasnya.(*/Nandi)
