15 Ton Beras Disiapkan, Polres Serang Kota Beri Bantuan Bagi Warga yang Isolasi Mandiri

SERANG– Sebanyak 15 ton beras dan sembako disalurkan Polres Serang Kota kepada sebanyak 1.500 warga Kota Serang yang tengah menjalani isolasi mandiri lantaran terpapar Covid-19.

Seperti yang terpantau di Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Selasa (13/7/2021). Jajaran Polres Serang Kota didampingi unsur Kelurahan Serang mendatangi kediaman warga yang tengah menjalani isolasi mandiri untuk memberikan langsung bantuan berupa sembako.

“Kami mengunjungi masyarakat yang terpapar Covid-19 yang saat ini masih menjalankan isolasi mandiri. Alhamdulillah ada sedikit rezeki tali asih yang kami berikan kepada mereka,” ucap Wakapolres Serang Kota, Kompol Feby Haryanto saat ditemui di lokasi, Selasa (13/7/2021) sore.

Disampaikan Feby, jika pihaknya menyediakan sebanyak 15 ton beras yang akan diberikan kepada masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri. Sedangkan, masing-masing penerima akan diberikan 10 kilogram beras dan kebutuhan pokok lainnya yang bisa digunakan sehari-hari selama proses isolasi mandiri dilakukan.

“Kita berikan kepada masing-masing warga sebanyak 10 kilogram beras, teh, gula, mie instan, sarden dan lainnya. Intinya kebutuhan yang bisa digunakan sehari-hari selama mereka isolasi mandiri. Total keseluruhan itu ada 15 ton beras yang kita distribusikan, nanti penyalurannya dibantu oleh masing-masing Polsek juga,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan sembako yang diberikan oleh pihaknya, hal itu bisa turut membantu meringankan beban warga yang sedang menjalani isolasi mandiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bank Banten hut

“Semoga ini bisa sedikit meringankan beban mereka yang sedang kesulitan untuk mencari kebutuhan karena sedang isolasi mandiri, sehingga mereka bisa cepat pulih, cepat sembuh,” ungkapnya.

Diberi Bantuan, Salah Seorang Warga Menangis Haru

Salah seorang warga di Kelurahan Serang, Ibu Urik (55) tampak menangis haru saat mendapat bantuan sembako dari pihak Polres Serang Kota. Menurutnya, bantuan tersebut dirasa sangat membantu dirinya yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Diakui Ibu Urik, jika dirinya merasa kesulitan memenuhi kebutuhan pokok di masa isolasi mandiri yang sedang dijalaninya selama hampir 2 minggu. Terlebih, suaminya saat ini masih dirawat di ICU RSDP Serang lantaran terpapar Covid-19.

“Alhamdulillah, saya terkejut, saya terharu juga atas bantuan yang diberikan. Seperti ini, saya terimakasih banget saya sudah dibantu,” ucapnya lirih.

Ia pun turut mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk terus patuh terhadap protol kesehatan agar terhindar dari paparan Covid-19. Karena menurutnya, bahaya Covid-19 itu nyata.

“Untuk yang lain tetap jaga prokes, karena kita gak pernah tahu kapan penyakit itu bisa datang. Yang penting kita belajar sabar, belajar peduli sesama. Dan semoga Covid-19 ini bisa segera berlalu,” tandasnya. (*/YS)

Royal Juli