Gandeng Ibu-Ibu Majelis Taklim, Panwaslu Cipocok Jaya Sosialisasikan Pengawasan Pemilihan Serentak 2024
SERANG – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Cipocok Jaya gelar sosialisasi Pemilihan Serentak 2024 bertempat di Aula Serbaguna Ikamaban, Tembong Calincing, Kecamatan Cipocok Jaya, Sabtu, (24/8/2024).
Ketua Panwaslu Cipocok Jaya Farohah Atul Asyuro dalam sambutannya menyebut peran ibu-ibu majelis taklim sangat sentral dalam pengawasan Pemilihan Serentak 2024.

“Tahap pertama sosialisasi ini menyasar ibu-ibu majelis taklim, kenapa? Karena ibu-ibu bisa menggerakkan banyak orang,” ujar Farohah.
Sementara itu M. Fahmi Musyafa salah satu pemateri menjelaskan terkait tahapan pemilihan serentak 2024.
“Tanggal 27 November 2024 kita akan memilih Gubernur dan Walikota, pastikan Ibu-ibu masuk dalam daftar pemilih,” ujar Fahmi.
Lanjut Fahmi menjelaskan, jika belum masuk daftar pemilih, ibu-ibu bisa melaporkannya kepada Panwaslu Kecamatan.

“Itulah kenapa slogan Bawaslu Bersama rakyat, ini karena sdm Bawaslu terbatas untuk melaksanakan pengawasan, jadi disinilah ibu-ibu dikumpulkan dan diberi pemahaman terkait pemilihan serentak 2024,” ujar Fahmi.
Terakhir menjelaskan bahwa ada batasan dalam kampanye pilkada, misalnya dilarang kampanye di masjid, dan terkait netralitas ASN yang tidak boleh memihak salah satu calon.
Acara sosialisasi pengawasan pemilihan ini dihadiri 60 peserta dari majlis ta’lim perwakilan 8 kelurahan se-Kecamatan Cipocok Jaya, hadir pula dari kalangan akademisi Ifan Nopriyanto sebagai narasumber dalam acara tersebut.
Dalam paparannya Ifan menyebut dasar pelaksanaan pilkada 2024 itu dasar hukumnya mulai dari UU hingga peraturan-peraturan, baik KPU maupun Bawaslu.
“Tahapan penyelenggaraan pemilihan dimulai dari sejak persiapan, sehingga pengawasan harus dijalankan sejak awal,” ujar Ifan.
Untuk itu Ifan mengapresiasi Panwaslu Cipocok Jaya kerena mengundang ibu-ibu majelis taklim jadi peserta sosialisasi pengawasan.
“Ini adalah salah satu upaya untuk mendorong tingginya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada 2024,” pungkasnya. (*/Red)


