Banjir Luapan Sungai Cidurian, Ratusan Warga Kampung Selawe Serang Mengungsi

 

SERANG – Ratusan warga Kampung Selawe, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, terpaksa mengungsi akibat banjir besar yang disebabkan oleh luapan Sungai Cidurian.

Banjir tersebut merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai hingga 2,5 meter.

Akibat banjir Sungai Cidurian tersebut, warga yang terdampak mendirikan tenda darurat dari terpal di ruas Jalan Parigi–Sukamanah, Kabupaten Serang, sebagai lokasi pengungsian sementara.

Ketua RT 12/003 Desa Mekarsari, Santa’i, mengatakan bahwa banjir di wilayah Kampung Selawe jarang terjadi. Namun, banjir kali ini merupakan yang terparah dibandingkan kejadian sebelumnya.

“Banjir di sini jarang, terakhir terjadi pada tahun 2013. Tapi banjir kali ini yang paling parah,” ujar Santa’i, Selasa, (27/1/2026).

Ia menyebutkan, terdapat sekitar 85 kepala keluarga (KK) dengan 550 jiwa yang terdampak banjir di Kampung Selawe.

Saat ini, warga sangat membutuhkan bantuan logistik makanan dan obat-obatan, karena banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal.

“Untuk kebutuhan mendesak saat ini adalah obat-obatan dan logistik makanan. Banyak warga sudah mulai sakit,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan warga masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu air surut.

Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk penanganan dampak banjir Sungai Cidurian di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien