Diduga Limbah B3 dari PT Asahimas Chemical Dibuang Sembarangan, Berceceran di Jalan Lingkar Anyer

CILEGON – Sejumlah material terkontaminasi yang diduga merupakan Limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) ditemukan dibuang sembarangan dan berceceran di wilayah Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Rabu (9/8/2023).

Menurut informasi, diduga limbah B3 tersebut bersumber dari pabrik kimia PT Asahimas Chemical, yang berlokasi di Kelurahan Gunungsugih, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.

Dari pantauan wartawan, limbah tersebut nampaknya sengaja dibuang di lahan kosong, dan bahkan sebagiannya berceceran di median jalan lingkar Anyer.

Terlihat ada limbah material bekas rockwool, bekas tangki, pipa-pipa dan lainnya. Limbah-limbah tersebut nampak dibakar, namun ada juga para pemulung yang berusaha memilah dan mengambil barang-barang dari tumpukan limbah tersebut.

Sumber Fakta Banten dari warga sekitar menyebutkan, bahwa limbah eks material pabrik itu sepertinya sengaja dikeluarkan dari PT Asahimas Chemical, karena saat ini di pabrik tersebut sedang berlangsung shutdown atau perawatan unit produksi pabrik.

Kartini dprd serang

Adapun pihak yang menempatkan limbah berbahaya di lokasi itu disebut merupakan pemilik lapak rongsokan, yang sumbernya berasal dari kontraktor rekanan yang menggarap proyek shutdown di PT Asahimas Chemical.

Warga Anyer mengaku resah dengan perilaku industri yang tidak mengelola limbahnya dengan baik, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.

Praktik membuang limbah berbahaya secara sembarangan oleh industri ini, menurut warga sering terjadi dan sangat merugikan lingkungan.

“Praktik seperti ini seperti dibiarkan dan dimaklumi oleh industri selama ini, mereka kalangan industri tidak berusaha menjaga lingkungan hidup. Masyarakat selalu dikorbankan, padahal yang diuntungkan hanya segelintir orang,” ujar warga Anyer, bernama Wandi.

Manajemen PT Asahimas Chemical sendiri saat dikonfirmasi tidak bersedia mengakui bahwa limbah tersebut berasal dari pabriknya di Ciwandan.

Pabrik kimia PMA asal Jepang ini mengklaim bahwa pihaknya selama ini telah melakukan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan prosedur dan aturan yang menjaga lingkungan. (*/Rijal)

Polda