Doa Akhir Tahun di Pendopo, Bupati Serang Tekankan Pelayanan dan Kesiapsiagaan Daerah
SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang menggelar Pengajian Muhasabah dan Doa Bersama Akhir Tahun di Pendopo Bupati Serang, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan bernuansa religius ini mengangkat tema penguatan spiritual melalui muhasabah dan doa bersama sebagai landasan pembangunan daerah serta ikhtiar mewujudkan Serang Bahagia.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Serang.
Bupati Serang, Ratu Zakiyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa dan refleksi diri merupakan bagian penting dalam menutup perjalanan satu tahun.
Ia berharap seluruh masyarakat Kabupaten Serang senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai musibah dan hal-hal yang tidak diharapkan.
Menurutnya, muhasabah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan semata, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kesadaran kolektif, khususnya bagi aparatur pemerintah, dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
Ratu Zakiyah menegaskan bahwa pemerintah daerah memikul tanggung jawab besar untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi risiko yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Serang.
“Kita harus memastikan masyarakat Kabupaten Serang merasa aman dan nyaman. Pelayanan publik wajib berjalan optimal, dan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan di semua sektor,” ujar Ratu Zakiyah.
Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah beserta jajarannya agar menjalankan tugas sesuai arahan tersebut.
Sinergi antar instansi dan lintas sektor dinilai menjadi kunci utama agar upaya perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bupati Serang mengingatkan bahwa manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Sehebat apa pun sistem peringatan dini, infrastruktur, maupun kesiapan sumber daya yang dibangun, semuanya tetap membutuhkan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa.
“Kita berikhtiar semaksimal mungkin, namun hasil akhirnya tetap kita serahkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.
Dalam momentum pengajian akhir tahun tersebut, Ratu Zakiyah mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa dengan penuh keikhlasan, memohon perlindungan bagi Kabupaten Serang, Provinsi Banten, hingga Indonesia agar terhindar dari bencana dan berbagai ujian.
Selain aspek spiritual, ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Bupati mengajak para kiai, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan.
Menurutnya, stabilitas sosial merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia mengimbau masyarakat agar menghindari prasangka negatif serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar atau hoaks.
Budaya saling menyalahkan, kata dia, justru dapat melemahkan persatuan dan merusak keharmonisan sosial.
Menutup sambutannya, Ratu Zakiyah mengajak seluruh elemen masyarakat menyongsong tahun baru dengan penuh optimisme.
Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Serang yang aman, maju, dan bahagia.
“Dengan kebersamaan, niat yang tulus, dan kerja sama yang kuat, kita bisa melangkah lebih baik ke depan,” pungkasnya.***
