Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Banten Resmi Dilantik
SERANG – Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana (FPT-FRB) Provinsi Banten resmi dilantik di Aula Kampus Universitas Bakti Kencana, Jalan Raya Taktakan KM 1, Drangong, Kota Serang, Senin, (1/11/2021).
Dalam sambutannya Inisiator FPT-FRB Provinsi Banten,Trijami Moedjherwati mengatakan, dengan dilantiknya pengurus agar bisa bergerak terkait penanganan risiko kebencanaan.
“Wadah ini dibentuk untuk mengurangi risiko pengurangan bencana, yang mana Perguruan Tinggi di punya tri darma, salah satunya pengabdian kepada masyarakat, untuk itulah FPT-FRB Banten dibentuk,” ujarnya.
Sri Wahyuni, Ketua FPT-FRB Provinsi Banten Periode 2021-2024, mengungkapkan ada kurang lebih 110 Perguruan Tinggi di Banten.
“Untuk hari ini kita undang 30 Perguruan Tinggi di Banten, harapan dengan dilantiknya FPT-FRB ini Perguruan Tinggi bisa berperan lebih dalam pengurangan risiko kebencanaan, baik itu bencana alam maupun bencana non alam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa data dari BNPB terkait daerah risiko bencana, Provinsi Banten merupakan daerah yang paling rawan terhadap bencana.
“Jika kita sudah melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan, minimal kita sudah berkontribusi pada masyarakat Banten,” bebernya
Sementara itu, Ketua FPT-FRB Nasional, Eko Teguh Paripurno menyampaikan selamat atas dilantiknya pengurus FPT-FRB Banten.
“Ibu Sri Wahyuni Ketua FPT-Banten adalah perempuan kedua yang memimpin FPT-FRB, yang pertama di Papua, harapannya setelah dilantik semoga FPT-FRB Banten menjadi wadah bagi semua perguruan tinggi di Banten terkait pengurangan risiko bencana,” pungkasnya (*/Red/Rizal)

