Iklan Banner

Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Kota Serang Masih Terkendali

Saiful Basri HPN

SERANG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, harga bahan pokok di Kota Serang masih dalam kondisi terkendali.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang, Yahya Widianto, saat dikonfirmasi, Kamis (11/12/2025).

“Alhamdulillah, harga bahan pokok menjelang Nataru masih terkendali. Adapun kenaikan harga beberapa komoditas kemarin disebabkan oleh gagal panen petani produsen akibat serangan hama karena perubahan cuaca ekstrem,” ujar Yahya.

Selain faktor cuaca, Yahya menjelaskan, adanya program pusat terkait MBG (Market Business Guarantee) turut memengaruhi distribusi sejumlah bahan pokok di pasaran.

“Program tersebut membuat beberapa bahan pokok agak sulit didapat sehingga mengalami sedikit kenaikan harga,” jelasnya.

Untuk menekan potensi lonjakan harga, Dinkopukmperindag Kota Serang terus melakukan pemantauan harga bahan pokok secara harian yang dapat diakses masyarakat melalui situs resmi sembakoserangkota.go.id.

Oong Ade HUT Gerindra

“Langkah berikutnya, kami juga menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota lain dalam pemenuhan stok komoditas yang rawan seperti cabai, beras, dan bawang,” tambah Yahya.

Sebagai bentuk stabilisasi harga, saat ini Pemkot Serang melalui Dinkopukmperindag tengah melaksanakan operasi pasar bersubsidi di enam kecamatan se-Kota Serang. Kegiatan ini berlangsung mulai 8 hingga 15 Desember 2025.

“Operasi pasar ini ditujukan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Berdasarkan hasil pemantauan kami, hingga saat ini tidak ditemukan adanya praktik penimbunan barang,” tegasnya.

Adapun komoditas yang dipantau secara khusus karena rawan mengalami kenaikan harga, yakni cabai, wortel, dan bawang merah.

Untuk mengantisipasi hal itu, lanjut dia, Pemkot Serang memperkuat kerja sama antar daerah dengan wilayah penghasil bahan pangan tersebut.

“Kolaborasi antar daerah ini penting agar pasokan tetap stabil dan harga di pasaran tidak melonjak,” pungkas Yahya. (*/Aden)

Ade Hasbi HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien