SERANG – Komunitas Peduli Dhuafa dan Lansia (Kopedia) menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada kaum dhuafa dan para Lansia di sekitar Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Minggu (3/6/2018), yang bertempat di Yayasan Morogen.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Tedi Rahman Wirajaya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam mengisi momen bulan Ramadhan disamping sebagai salah satu bentuk kepedulian untuk membantu para dhuafa dan Lansia.
“Ini bentuk kepedulian kami dengan memberikan santunan kepada mereka yang membutuhkan, selain menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi bagi kami,” ucap Tedi kepada faktabanten.co.id.
Ia pun menjelaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini rutin dilakukan oleh Kopedia sejak berdiri tahun 2016.
“Sebenarnya untuk kegiatan santunan tidak di bulan Ramadhan saja, tapi di bulan-bulan biasa juga, namun kita mengadakannya dengan konsep berbeda. Biasanya kita langsung mendatangi rumah-rumah target,” terangnya.
“Khusus di bulan Ramadhan, target kita bukan hanya satu orang, tapi kita coba lingkupnya Se-Kecamatan, khususnya mereka yang ada disekitar daerah sini,” imbuhnya.
Ia pun bersyukur atas apa yang sudah dilakukan oleh pihaknya, karena melalui kegiatan tersebut ia bisa berkontribusi untuk membantu sesama, khususnya anak-anak yatim piatu dan para Lansia.
“Alhamdulillah puji syukur bagi kami, ternyata silaturahmi ini melekat, kami masih diberikan kesehatan untuk bisa membantu kaum dhuafa dan lansia. Semoga dengan kepedulian ini kita bisa meraih keberkahan di bulan Ramadhan,” harapnya.
“Target kita sebetulnya 52 orang penerima santunan, tapi alhamdulillah kita bisa lihat, lebih dari 52 orang justru yang hadir,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Morogen, Ahmad Ihsan pun memberikan apresiasi dan rasa syukurnya kepada Kopedia karena sudah menginisiasi digelarnya kegiatan santunan untuk kaum dhuafa dan lansia tersebut.
“Alhamdulillah, kita bisa bersama-sama berjamaah di bulan yang penuh berkah ini melaksanakan kegiatan yang sangat mulia. Hal ini sangat berarti, berbagi santunan dan bersilaturahmi bersama anak yatim, dhuafa dan Lansia,” ujarnya.
Ia pun berharap agar kegiatan seperti ini rutin dilakukan bukan hanya di bulan Ramadhan saja, melainkan bisa dilakukan di bulan yang lainnya.
“Bila perlu kegiatan ini jangan pernah berhenti, tapi bisa terus dilakukan. Ini sebagai bentuk perhatian kita terhadap umat, terhadap lingkungan, terhadap masyarakat kita. Karena sebenarnya di lingkungan kita ini masih banyak yang harus di perhatikan,” tandasnya. (*/Ndol)
