Dinkes Kota Serang HPN

Mahasiswa KKM UNIBA Sambangi UMKM Tas Azis Collection di Bojong Catang Serang

DPRD Kota Serang HPN

 

SERANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) dari Kelompok 66 melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal, Azis Collection, yang bergerak di bidang produksi tas rumahan.

UMKM ini berlokasi di Desa Bojong Catang, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan itu merupakan bagian dari program pemberdayaan desa binaan, dengan tujuan menggali potensi ekonomi lokal sekaligus memberikan dukungan konkret terhadap pelaku usaha yang tengah berjuang mengembangkan kembali usahanya pasca keterpurukan.

Para mahasiswa berdialog langsung dengan pemilik usaha, Azis, yang membagikan kisah inspiratif jatuh bangun dalam membesarkan usahanya, Kamis (10/7/2025).

Azis diketahui pernah bekerja sebagai karyawan di pabrik tas milik merek ternama seperti Elizabeth dan Martin Store, sebelum akhirnya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi COVID-19 pada 2020.

“Setelah PHK, saya memutuskan untuk membuka usaha sendiri dari rumah. Saat itu, tas produksi saya sempat tersebar di toko-toko serba Rp35 ribu di berbagai daerah, bahkan saya sempat mempekerjakan beberapa karyawan,” ungkap Azis.

Namun, badai kehidupan tak urung menerpa. Ia sempat terjerat krisis finansial akibat konflik rumah tangga dan terpuruk dalam jeratan utang judi daring hingga mencapai Rp28 juta.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Kondisi tersebut memaksanya menghentikan aktivitas produksi dan kehilangan seluruh karyawannya lantaran tak mampu membayar upah.

Meski sempat kehilangan semangat, Azis perlahan bangkit. Kini, ia kembali memproduksi tas secara mandiri dengan bahan dasar sponge, dengan kapasitas produksi mencapai 100 unit per minggu.

Produk tas dijual seharga Rp25.000 per buah atau Rp240.000 per lusin, dan melayani pesanan khusus sesuai permintaan konsumen. Bahan baku serta aksesori tas diperoleh dari kawasan perdagangan Harko Mangga Dua dan Tangerang.

Kendati belum tersentuh fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun dukungan promosi digital yang optimal, Azis tetap berinovasi.

Ia mulai memanfaatkan platform TikTok melalui akun @azizcollection untuk memperkenalkan produknya, meskipun keterbatasan dana masih menjadi kendala dalam penyediaan alat promosi seperti banner maupun kemasan bermerek.

Melalui kunjungan ini, para mahasiswa menyaksikan langsung semangat juang pelaku UMKM dalam membangun kemandirian ekonomi.

Sebagai bentuk kontribusi, Widya Nurfitriani, perwakilan mahasisiwa KKM Kelompok 66 UNIBA, menyampaikan pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan berupa pelatihan pemasaran digital, branding, serta promosi daring guna mendorong pertumbuhan usaha Azis Collection.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara mahasiswa dan pelaku usaha lokal dalam menguatkan perekonomian desa. Tidak hanya sebatas pengabdian, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat melalui kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.***

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien