Mahasiswi Serang Sebut Imbas Kebijakan Efisiensi Anggaran Kualitas Pendidikan Terancam Mundur

 

SERANG – Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Serang yang juga merupakan anggota Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Queensha, menyebutkan pendidikan akan terancam mundur imbas dari kebijakan pemangkasan anggaran.

“Kebijakan ini bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat pertama kali dilantik, yang menegaskan bahwa pendidikan adalah salah satu prioritas utama pemerintahannya,” kata Caca di Serang, Jum’at (21/2/2025).

“Ini seperti lelucon, katanya pendidikan jadi prioritas, tapi justru anggarannya yang dipangkas. Sebenarnya apa yang ingin diprioritaskan, pemangkasan anggarannya atau keberhasilan pendidikannya?” ujar Queensha.

Caca sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kebijakan itu akan berdampak pada pendidikan khususnya di tingkat sekolah dasar (SD).

“Fasilitas dan Infrastruktur pemeliharaan gedung sekolah bisa terhambat, kesejahteraan guru gaji dan tunjangan guru terutama guru honorer bisa terdampak, dan kualitas pembelajaran, kurikulum tidak didukung dengan bahan ajar yang cukup, sehingga proses belajar mengajar menjadi kurang optimal,” paparnya.

“Akses Pendidikan Anak-anak di daerah terpencil semakin sulit mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu bisa berkurang, mengancam kesempatan mereka untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” sambungnya.

Karna itu, ia berharap pemerintah dapat lebih transparan dalam pengelolaan anggaran pendidikan serta mencari solusi yang tidak merugikan hak dasar masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas.

“Jika memang harus ada penyesuaian anggaran, maka harus dilakukan dengan bijak. Jangan sampai kebijakan ini justru menghambat perkembangan pendidikan di Indonesia,” tegasnya.

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar pemerintah lebih mengutamakan efisiensi penggunaan dana, menjalin kerja sama dengan sektor swasta, serta memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dasar.

“Isu ini terus menjadi perhatian publik, terutama di kalangan akademisi dan mahasiswa, yang berharap pemerintah tetap berkomitmen untuk memajukan sektor pendidikan sesuai dengan visi awal yang telah disampaikan,” katanya.(*/Nandi)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien