Panitia SMKN Anyer Akui Ada Penipuan yang Manfaatkan Kacaunya PPDB Online
SERANG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfo Provinsi Banten mengalami banyak kendala, salah satunya yang dialami Panitia PPDB SMK Negeri 1 Anyer. Mulai dari susahnya log in sampai pada fluktuatif proses penyimpanan data di server.
Ketika dikonfirmasi, Ketua Panitia PPDB SMKN 1 Anyer, Bahru mengatakan, pelaksanaan PPDB pada tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Tahun lalu lebih parah sampai ada sekolah yang menyediakan formulir offline dan kita tidak sampai mengambil langkah itu,” kata Bahru kepada wartawan faktabanten.co.id, Senin (25/6/2018).
Saat ditanyakan soal kekacauan sistem PPDB Online di SMKN 1 Anyer yang sempat dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk meminta uang kepada para calon orangtua murid, beberapa dewan guru ketika ditanyakan soal ini enggan menjawab dengan alasan menunggu Kepala Sekolah dan melimpahkan kepada Panitia PPDB.

Namun menjawab soal adanya oknum yang melakukan penipuan ini, Bahru mengaku pihaknya ini yang menjadi tempat pengaduan. Padahal menurutnya, PPDB Online merupakan tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dan Dinas Komunikasi dan Infromasi (Diskominfo) Provinsi Banten.
“Masyarakat tahunya kan sekolah, tetapi kita percaya mereka (Dindikbud dan Diskominfo) provinsi terus melakukan upaya penanganan ini,” ujarnya.
Diketahui, kekacauan sistem yang terjadi pada awal pembukaan serentak se-Provinsi Banten untuk PPDB SMA/SMK Negeri pada 21-27 Juni 2018 ini, menurut Bahru, hal itu karena mengalami down server yang disinyalir karena hanya ada 4 server saja.
“Saya mendapat informasi dari provinsi bahwa ada penambahan 10 server, itu membantu tapi masih fluktuatif proses servernya dan saya harap masalah ini tidak terulang kembali,” harapnya.
“Sampai saat ini SMKN 1 Anyer sudah memverifikasi 270 data PPDB dari 407 yang mendaftar, kira-kira segitu yah,” imbuhnya. (*/ Do’a Emak)
