SERANG – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Serang masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Banten, Kota Serang, Senin (19/1/2026).
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla; Ketua PWPM Banten yang juga anggota DPRD Provinsi Banten, H. Rifky Hermiansyah; Sekretaris PWM Banten Prof. Zakaria Syafei; staf khusus kementerian, serta tamu undangan lainnya.
Ketua PDPM Kota Serang periode 2021–2025, Ayatullah Qaumi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah membersamainya selama masa khidmat.
“Bulan lalu telah dilaksanakan Musda IV, dan hari ini kita melaksanakan pelantikan. Estafet kepemimpinan ini penting untuk kaderisasi. Meski Kota Serang tidak terlalu luas, alhamdulillah seluruh pengurus cabang telah terbentuk,” ujar Ayat.
Sementara itu, Ketua PDPM Kota Serang periode 2025–2029, Ari Nurrohman, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelantikan.
“PDPM Kota Serang ingin mengedepankan kolaborasi, baik internal maupun eksternal. Yang penting kita bergembira dan berlomba-lomba dalam kebaikan,” kata Ari.
Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Serang, Dr. Nursalim, menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan yang baru dilantik.
“Muhammadiyah tidak ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana,” ujarnya.
Ketua Umum PWPM Banten, Rifky Hermiansyah, mengapresiasi pelantikan PDPM Kota Serang.
“Baru kali ini pelantikan Pengurus Daerah dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat,” katanya.
Ia juga menyinggung sejumlah program strategis pemerintah.
“Di pusat ada program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Banten ada sekolah gratis, dan tahun ini juga dianggarkan pendidikan gratis untuk Madrasah Aliyah swasta,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru.
“Dalam berorganisasi yang utama adalah perkawanan. Saya berkawan lama dengan Ari sejak 2010. Saya datang ke sini menanggalkan status sebagai pejabat maupun Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepemimpinan baru harus membawa semangat pembaruan.
“Harus ada pembaruan etos, pembaruan komitmen, dan perbaikan prestasi,” pungkasnya.***

