Sasar Anak-anak Sebagai Korban, Pelaku Jambret di Serang Ditangkap di Tangerang

SERANG– Pelaku penjambretan yang kerap mengincar anak-anak sebagai korbannya diringkus polisi saat bersembunyi di sebuah kontrakan di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Pelaku, Robi (32) warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sayur ditangkap polisi pada Kamis (8/7/2021) lalu usai buron selama lebih dari sebulan.

Sebelumnya pada Kamis (3/6/2021) silam, dirinya tertangkap kamera CCTV saat menjalankan aksinya menjambret sebuah kalung emas milik seorang bocah 6 tahun di Perumahan Taman Krakatau, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.

“Itu kronologisnya, di TKP Perumahan Taman Krakatau blok F3, pelaku melihat korbannya yang masih umur 6 tahun sedang main di depan rumahnya. Pelaku sambil mengendarai motor langsung menghampiri korban. Melihat situasi aman, langsung menarik kalung emas yang dipakai si anak. Dan kejadian itu terekam CCTV depan rumah korban,” ucap Kanit Reskrim, Polsek Waringinkurung, Aiptu Jamain kepada awak media, Rabu (14/7/2021).

Rekaman kamera CCTV aksi penjambretan pelaku sempat viral lantaran diunggah di akun media sosial. Sehingga membuat pelaku panik dan langsung melarikan diri ke wilayah Kota Tangerang.

Dalam rekaman tersebut, tampak jelas muka pelaku yang mengenakan sweater bertuliskan Adidas dan mengendarai motor Honda Supra Fit bernomor polisi A 2984 AY menarik kalung korbannya yang tengah asyik bermain bersama teman-temannya.

Bank Banten hut

“Rekaman itu dimuat di medsos, akhirnya rame, jadi viral. Pelaku yang tahu soal itu langsung kabur dia ke Tangerang. Dan rekaman itu juga jadi modal kami melakukan pencarian terhadap pelaku,” ungkap Jamain.

“Pertama kita ke sana (Tangerang) dia gak ketemu, pas kedua kalinya baru ketahuan tempat persembunyiannya masuk Gang Katuk, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang,” lanjutnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah 4 kali melakukan penjambretan di wilayah hukum Polsek Waringinkurung. Sementara anak-anak sengaja dijadikan target kejahatan lantaran agar tidak memberikan perlawanan yang berarti.

“Ngakunya sudah 4 kali, targetnya yang diincer ya anak-anak gitu kayak korban ini baru 6 tahun. Alasannya biar gak melawan, karena kalau orang dewasa itu pasti melawan,” kata Jamain.

Saat ini, pelaku sudah meringkus di ruang tahanan Polsek Waringinkurung guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dan pelaku pun dijerat pasal 365 ayat 1 tentang pencurian dengan kekerasan.

“Pelaku terancam kurungan penjara 9 tahun,” pungkasnya. (*/YS)

Royal Juli