Impor Bahan Baku Baja Melonjak Sampai 66%, IPII Apresiasi Krakatau Steel

CILEGON – Dalam rentang waktu Januari-Agustus 2021 terjadi peningkatan impor bahan baku baja sekitar 66% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan impor baja bahan baku tersebut menunjukkan bahwa industri nasional mampu bergeliat pada masa pandemi Covid-19.

Nilai impor produk besi dan baja sepanjang tahun 2021 melonjak menjadi 66 % atau sekitar Rp104,62 Triliun dibanding periode yang lalu.

Pengamat menilai peningkatan impor bahan baku baja tersebut merupakan hal yang lumrah. Sebab walaupun impor bahan bakunya meningkat, tapi ekspor produk bajanya juga meningkat tajam dibanding periode tersebut, yakni mencapai lebih dari 1.500%.

Direktur Insan Pelangi Institute Indonesia, Maman Tamami mengapresiasi kinerja Dirut PT Krakatau Steel yang memulihkan kembali stabilitas impor baja dari tahun-tahun sebelumnya.

“PT Krakatau Steel yang dinahkodai Bapak Silmy Karim telah berhasil melakukan transformasi dengan baik. Saya meyakini PT Krakatau Steel akan semakin baik ke depannya dibawah pimpinan beliau,” katanya kepada Fakta Banten, Senin (20/9/2021).

Selain itu, ia juga menilai Krakatau steel sebagai perusahaan yang peduli dengan kondisi saat ini, terlebih di masa pandemi, dengan turut membantu pendistribusian oksigen medis untuk percepatan penangan Covid-19 serta vaksinasi pun digalakkan di PT KS Group, ini sangat membantu masyarakat Kota Cilegon.

“Kami sebagai warga Kota Cilegon sangat bangga dengan PT KS karena sudah memberikan prestasi yang sangat luar biasa bagi bangsa indonesia maupun warga Kota Cilegon,” pungkasnya. (*/Ihsan)