Marak Calo Pendaftaran BLT UMKM di Kabupaten Tangerang, Akibat Pelaku Usaha Gaptek

DPRD Pandeglang Adhyaksa

TANGERANG – Pendaftaran program bantuan presiden untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) senilai Rp 2,4 juta di wilayah Kecamatan Sukadiri dan Mauk di Kabupaten Tangerang diwarnai aksi calo.

Lantaran banyak warga yang bingung mendaftar secara online, para calo menawarkan jasa dan meminta imbalan uang.

Menanggapi kejadian itu, pihak Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang memastikan pendaftaran bantuan Presiden untuk UMKM gratis tidak dipungut biaya sepeser pun.

Kabid Koperasi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Yeni Yuliawati menyatakan karena pendaftarannya menggunakan sistem online kemungkinan ada sebagian masyarakat yang tidak tanggap digital.

Sehingga ada di antara masyarakat itu berinisiatif untuk membantu masyarakat yang tidak melek teknologi tersebut maka terjadilah praktek percaloan.

“Mungkin sebagian masyarakat masih gaptek (gagap teknologi) jadi mereka meminta bantuan kepada yang lain untuk mendaftarkannya. Nah di situ lah letak celah adanya percaloan, tapi itu semua di luar dari kapasitas Dinas karena kami sendiri tidak pernah dan tidak meminta apa pun kepada masyarakat pendaftar BPUM,” ucap Yeni, Senin (9/11/2020).

Loading...

Masyarakat, kata Yeni, sebenarnya bisa mengakses dan mendaftar langsung melalui link yang sudah disediakan.

“Kami tidak pernah meminta dan memungut bayaran apa pun kepada masyarakat yang melakukan pendaftaran karena pendaftaran tersebut dilakukan secara online dan langsung masyarakat sendiri yang mengisi data jadi tidak mungkin adanya transaksi,” ujar Yeni.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Nurul Hayati mengungkapkan pihaknya merasa terkejut adanya temuan di lapangan bahwa ada sebagian masyarakat yang dimintai uang atau terjadinya praktek percaloan bantuan UMKM dari pemerintah pusat.

“Kami kaget adanya informasi tersebut. Bahkan kami baru mendengarnya, apabila memang benar informasi tersebut, kami sangat menyayangkan adanya praktek itu,” kata Nurul.

Pihaknya selalu mengatakan bahwa pendaftaran dibuka bagi siapa pun, masyarakat atau pelaku usaha yang terdampak dari pandemi Covid-19 silakan mendaftarkan bantuan secara gratis. Dengan cara melalui website yang telah disediakan.

“Dengan adanya temuan tersebut kami akan menindak lanjuti temuan ini, jangan sampai ada praktek percaloan itu di Kabupaten Tangerang. Kami akan semakin gencarkan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bantuan BPUM gratis tidak dipungut bayaran,” ungkapnya.

BPRS CM tabungan

Seperti diketahui bahwa sampai saat ini jumlah pendaftar yang masuk mencapai 75.000 orang. Yang sudah diverifikasi dan diusulkan ke Kementerian sebanyak 68.666 orang dan terakhir ditutup pada 24 November 2020. (*/Wartakota)

Koperasi
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien