Disdukcapil Layani Pembuatan Dokumen Kependudukan di Stand MTQ Kabupaten Serang

SERANG

SERANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Serang membuka stand dalam kegiatan MTQ ke-48, sekaligus mempermudah masyarakat untuk membuat Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan KTP, Selasa (13/2/2018).

Hal tersebut dirasakan oleh Aep Saefullah, salah satu warga Kecamatan Mancak, yang mengaku terbantu dan mudah dengan langkah yang dilakukan oleh Disdukcapil, bahkan prosesnya pun tidak lama.

“Ini sangat bagus sekali, karena membantu juga kepada masyarakat Kabupaten Serang, dengan adanya kegiatan MTQ Disdukcapil menjemput bola kepada masyarakat, semoga kedepannya capil tidak bosan-bosannya membantu warga,” ungkap Aep.

Jika warga mengurus di kantor Disdukcapil dalam prosedur biasa, menurut Asep, terlalu banyak orang dan memakan waktu yang lama.

“Kesulitannya warga banyak yang merekan namun keterbatasan bahan, capil mengeluarkan kertas yang berlaku tiga bulan, yang berbantuk suket agar di ganti dengan ktp,” tukasnya

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Asep Saepudin, mengatakan, hari pertama masih sepi karena masih banyak warga yang belum mengetahui, dan petugas hanya membawa 50 keping blangko.

“Sampai siang ini baru menghabiskan 47 keping, mungkin masyarakat belum mengetahui paling besok kayaknya rame,” katanya

“Besok akan kita tambah karena pasti rame, hari ini kan cuma bawa 50. Siapa saja boleh memanfaatkan mau Kramatwatu, Bojonegara atau yang lainnya karena kami tidak mengkhususkan untuk warga Suka Dalem saja, nanti kami akan koordinasi kepada panitia siapa tau ada masyarakat yang mau membuat KTP, KK atau Akta, pengennya sehari bisa seribu keping. Kami tidak akan ada pungutan biaya gratis semua untuk masyarakat,” tegasnya

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muchsinin, juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Disdukcapil, karena sangat membantu masyarakat, mempermudah akses pelayanan dengan cara menjemput bola.

“Ini harus disambut baik oleh masyarakat jadi bukan sekedar lomba Musabaqah Tilawatil Quran saja, ini momen penting menjemput bola dalam kontek pelayanan dokumen kependudukan,” ungkap Mucsinin.

“Ini luar biasa, harus dihargai oleh masyarakat khususnya masyarakat Waringinkurung, karena mengurus keperluan masyarakat dari hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakatnya, ini kesempatan emas dan nggak dipungut biaya,” imbuh Politisi Partai Golkar ini. (*/Dave)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *