Hasbi Jayabaya Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan dalam Reses

LEBAK – Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDIP Mohamad Hasbi Asydiki Jayabaya mengajak agar semua komponen masyarakat bisa menjaga keberagaman yang majemuk, serta harus menjadi satu kekuatan guna menuju Indonesia Sejahtera.

Hal ini disampaikan Hasbi saat menggelar Reses Empat Pilar, di rumah Aspirasi MHJB di Jalan Ahmad Yani No. 109, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Sabtu (12/8/2017) kemarin.

Kegiatan Reses kali ini, turut dihadiri oleh beberapa komponen masyarakat mulai dari Isbanban, Relasi Anak, dan elemen masyarakat lainnya yang tergabung dalam sebuah Organisasi LMDH, KNPI, PMII, GMNI, BEM Kampus La Tansa Mashiro, serta para Kelompok KUBE, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Hasbi yang lebih akrab dipanggil dengan sebutan Aa ini menyampaikan materi sosialisasi 4 pilar kebangsaan diantaranya, konsensus dasar negara Republik Indonesia antara lain, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kegiatan seperti ini sangat penting dan harus terus dilakukan, karena menurut saya ini bisa menggugah dan memahami, untuk memantapkan dan mengamalkan nilai-nilai ke empat hal dasar yang ada dalam 4 pilar kebangsaan tersebut,“ ujar Aa.

Keempat pilar itu, menurutnya merupakan hal dasar sebagai landasan berdirinya dan tegaknya bangsa Indonesia.

“Dengan memahaminya, maka diharapkan bisa mewujudkan cita cita dasar luhur kemerdekaan bangsa kita, yaitu dengan negara yang berdaulat, adil dan makmur, agar nantinya bisa kita kawal bersama-sama,” tegasnya.

Ditambahkan Hasbi, nilai-nilai kebangsaan tersebut harus menjadi ruh dalam setiap langkah mengawal negara ini, karena arti penting kemerdekaan yang dilakukan para pejuang kita dengan pengorbanan darah dan nyawa akan dan dilanjutkan dengan berbagai nilai-nilai perjuangan kekinian yang bermanfaat bagi segenap bangsa.

“Persatuan dan kesatuan adalah nilai-nilai yang harus terpatri di setiap anak bangsa agar keutuhan dan kedaulatan negara tetap terjaga, hal itu tentunya dengan keberagaman yang majemuk harus menjadi satu kekuatan menuju Indonesia sejahtera,” pungkasnya. (*)