Iklan Banner

Polres Cilegon Bangun SPPG di Cibeber, Target Operasi September 2025

 

CILEGON – Pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Cilegon resmi dimulai dengan seremoni peletakan batu pertama (ground breaking) yang dilaksanakan di wilayah Cibeber, Rabu (6/8/2025).

Proyek ini merupakan sinergi antara Polres Cilegon, Yayasan BGN, dan Pemerintah Kota Cilegon beserta unsur Muspida lainnya.

Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyampaikan bahwa pembangunan SPPG ini menargetkan ribuan penerima manfaat yang terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Di sini nanti akan ada sekitar 5.000 penerima manfaat. Bukan hanya pelajar, tapi juga balita, ibu hamil, dan teman-teman yang membutuhkan asupan gizi. Kita harus cepat memastikan mereka mendapatkan makanan bergizi,” ujar Kapolres, Rabu, (6/8/2025).

Lahan yang digunakan seluas 400-500 meter persegi, dengan pengawasan langsung dari pihak BGN dalam setiap tahapan pembangunan hingga proses finalisasi. Proyek ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi paling lambat pada September 2025.

“Nanti akan ada proses verifikasi dan final check dari BGN, Pemkot Cilegon, dan unsur Muspida lainnya. Setelah beroperasi, kita akan adakan peresmian dan berharap Bapak Gubernur bisa hadir,” tambahnya.

Agil HUT Gerindra

Kapolres juga menyebutkan bahwa selain di Cibeber, terdapat dua lokasi pembangunan SPPG lainnya, yakni di wilayah Merak dan kawasan Seruni melalui kerja sama dengan Koperasi Seruni. Ketiga lokasi tersebut saat ini sedang melakukan ground breaking secara serentak.

Namun, ia menekankan bahwa pembangunan SPPG harus memperhatikan sebaran penerima manfaat agar tidak terjadi tumpang tindih.

“Verifikasi dari BGN sangat penting agar tidak ada pembangunan ganda yang akhirnya tidak tepat sasaran. Kita juga sudah melihat bahwa banyak masyarakat yang sudah swadaya, jadi pembangunan ini harus akurat dan merata,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan apresiasinya kepada Kapolres Cilegon dan seluruh jajaran yang telah mendorong percepatan pembangunan SPPG.

“Alhamdulillah, saat ini sudah dua yang berjalan. Dan insyaallah hingga akhir September, akan bertambah lima lagi: tiga di Jombang, satu di Cibeber, dan satu di Krotek. Jadi total ada tujuh SPPG,” ungkap Robinsar.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa total kebutuhan SPPG di Kota Cilegon mencapai 20 hingga 21 titik. Pemkot bersama unsur Forkopimda terus menjalin komunikasi dan kolaborasi untuk mendukung program nasional ketahanan pangan dan gizi.

“Pak Dandim juga akan membangun satu lagi di Bonakarta. Ini bagian dari upaya Forkopimda untuk menyukseskan arahan Bapak Presiden, agar ketahanan pangan dan pelayanan gizi berjalan beriringan,” pungkasnya. (*/Ika)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien