Wisata Anyer

Habiskan Miliyaran Rupiah dari APBD Cilegon, Taman Bermain di Kelurahan Ketileng Kini Ambrol dan Membahayakan Warga

Posco Idul Adha

 

CILEGON — Kondisi Ruang Terbuka Publik (RTP) atau taman bermain di Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, menjadi sorotan warga lantaran sejumlah fasilitas mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengunjung, terutama anak-anak.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pembangunan RTP Ketileng dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada September–Oktober 2023 dengan anggaran sekitar Rp600 juta, sedangkan tahap kedua pada September–Oktober 2024 dengan nilai anggaran sekitar Rp400 juta.

Namun, sejumlah bagian bangunan kini tampak mengalami kerusakan. Plafon bangunan ambrol, rangka baja terlihat tidak beraturan, beberapa tembok mengalami retak, serta lantai keramik di sejumlah titik pecah dan jebol.

Selain itu, lampu penerangan tidak berfungsi dan kabel instalasi terlihat semrawut.

PT PCM Idul Adha

Kondisi tersebut membuat taman yang semestinya menjadi ruang publik dan tempat bermain masyarakat justru dinilai berpotensi membahayakan pengunjung.

Salah seorang warga setempat, Subakir, mengaku khawatir dengan kondisi taman yang minim penerangan dan banyak fasilitas yang rusak.

“Lampu di sini mati total. Kalau malam gelap, sering ada bujang gadis (anak muda-red) gak jelas. Kami sebagai warga khawatir karena tidak tahu aktivitas mereka seperti apa,” kata Subakir, ditemui di lokasi, Rabu (3/6/2026).

Ia berharap penerangan taman dapat kembali diaktifkan agar kawasan tersebut lebih aman bagi masyarakat.

“Kalau bisa lampu menyala dari sore sampai pagi. Bangunan yang rusak juga segera dirapikan karena anak-anak kecil sering bermain di sini bersama orang tuanya,” ujarnya.

Menurut dia, beberapa fasilitas bermain juga mengalami kerusakan. Bahkan, ayunan yang baut pengamannya lepas sempat diperbaiki secara swadaya oleh dirinya agar tetap bisa digunakan.

Menanggapi hal tersebut, Plt.Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon, Edhi Hendarto, mengatakan pihaknya telah melakukan survei dan menyiapkan anggaran untuk perbaikan RTP Ketileng.

“Sudah kami survei dan sudah dialokasikan anggaran untuk perbaikan,” katanya.

Edhi menjelaskan, secara struktur utama bangunan masih dalam kondisi aman meskipun terdapat kerusakan pada beberapa bagian nonstruktur.

“RTP Ketileng berdiri di atas tanah urug. Ada komponen struktur dan nonstruktur. Untuk struktur, konstruksi baja masih kokoh dan tidak ada pergeseran. Yang mengalami perubahan adalah bagian tembok dan lantai di sekitar toilet. Untuk menghindari risiko bagi masyarakat, bagian yang membahayakan rencananya akan kami bongkar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cilegon telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 juta untuk perbaikan RTP tersebut pada tahun 2026.

“Anggarannya sekitar Rp100 juta. Mudah-mudahan pekerjaan bisa dilakukan pada Juni atau Juli sehingga fasilitas ini dapat kembali dimanfaatkan warga,” katanya.

Terkait minimnya perawatan, Edhi mengakui pihaknya masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia untuk melakukan penjagaan dan pemeliharaan secara khusus di lokasi tersebut.

“Kendala kami belum memiliki petugas khusus yang ditempatkan di sana. Moratorium tenaga sudah ditutup, sehingga kami mengandalkan personel yang ada. Untuk lampu dan fasilitas lainnya akan kami benahi secara bertahap,” kata Edhi.***

DPRD Banten Hari Pancasila
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien