Wisata Anyer

Diikuti Puluhan Peserta, PII Banten Gelar Leadership Basic Training di SMAN 6 Kota Serang

SERANG – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Banten resmi membuka kegiatan Leadership Basic Training (LBT) di SMAN 6 Kota Serang. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung dari Sabtu, 27 Juni hingga 1 Juli 2026 ini mengusung tema “Tumbuh dalam Nilai, Bergerak dalam Aksi, Memimpin dengan Integritas”.

Ketua Umum PW PII Banten, Mohammad Royhan Daestaki, menyampaikan bahwa pelatihan kepemimpinan ini merupakan bagian dari roda organisasi yang konsisten dilaksanakan setiap enam bulan sekali, tepatnya pada masa libur semester sekolah.

“Harapan kami, melalui Leadership Basic Training yang rutin digelar setiap libur semester ini, PII dapat melahirkan kader-kader baru yang memiliki integritas tinggi,” ujar Royhan.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Banten, di antaranya Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang.

Pihak PW PII Banten juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pengurus Daerah (PD) PII se-Banten yang telah mendukung kelancaran proses kaderisasi ini.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua Umum PW Keluarga Besar (KB) PII Banten, Kanda KH Makmun Muzakki.

Dalam sambutannya, ia mengingatkan para peserta mengenai pentingnya memahami Catur Bakti PII.

“Kegiatan ini mencakup esensi dari Catur Bakti PII, yaitu sebagai wadah pembelajaran, pembentuk generasi muslim, serta alat dan tempat perjuangan. Dengan suksesnya studi dan proses ini, para pelajar akan lebih mudah tumbuh menjadi kader yang berintegritas,” tutur KH Makmun Muzakki.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana, Melisa, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung jalannya acara.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik hingga selesai.

“Kami selaku panitia sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Semoga teman-teman peserta dapat menyelesaikan training hingga akhir dan menjadi kader yang memiliki integritas sosial di masyarakat,” kata Melisa.

Melalui sinergi antara jajaran kepanitiaan dan Tim Instruktur PII, kegiatan ini diharapkan mampu membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membentuk pola pikir yang berkualitas dan kritis bagi generasi muda pasca-pelatihan.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien