Wisata Anyer

Logo Bank Banten Berubah, Apa yang Berbeda?

DPRD Kota Serang Maulid Nabi

SERANG – Lambang identitas atau Logo PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten mengalami perubahan.

Logo baru ini di launching di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026) malam.

Launching logo baru Bank Banten itu ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni.

Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada masyarakat yang merupakan representasi dari kepemilikan Bank Banten.

Logo baru Bank Banten berbentuk tumpang susun tiga dengan gradasi warna biru muda, biru dan biru tua (navy).

Bentuk ini melambangkan kepercayaan yang tinggi, semangat yang kuat serta harapan yang besar.

“Kita semua mempunyai keyakinan Bank Banten ke depan akan semakin dicintai oleh seluruh masyarakat Banten. Dengan semangat kerja yang tinggi, harapan itu pasti akan menjadi kenyataan,” kata Andra.

Adapun warna biru muda melambangkan kelembutan, kedamaian, kejernihan, kepercayaan dan keterbukaan.

Warna biru melambangkan kreatifitas, ketenangan, kesetiaan, kredibilitas dan stabilitas. Lalu untuk warna biru tua (Navy) melambangkan otoritas, kekuatan, kecerdasan, integritas dan kewibawaan.

Disperindag Maulid Nabi

Logo baru Bank Banten saat ini terdiri dari tiga garis di atas teks merepresentasikan bentukan atap Tumpang Susun Tiga yang banyak digunakan pada bangunan di Indonesia yang mencerminkan kearifan lokal, kemampuan adaptasi sekaligus simbol yang kaya akan sejarah yang religius.

Tiga garis utama di atas teks itu melambangkan tiga peran utama Bank Banten sebagai Penghimpun dana dari masyarakat (funding), Penyalur kredit (lending) dan Penyedia layanan jasa keuangan (services).

Kemudian bentukan panah mengarah ke atas melambangkan pertumbuhan, kemajuan, kesuksesan, dan peningkatan nilai. Simbol ini sering dikaitkan dengan optimisme, harapan, serta arah pembangunan yang berkelanjutan.

Di hurufnya yang menggunakan tipografi lowercase (huruf kecil) melambangkan kerendahan hati dan mencerminkan kesederhanaan yang memberikan kesan ramah dan humanis serta simbol dari modernitas dan inovasi yang turut menciptakan diferensiasi.

Politikus Gerindra itu mengatakan, Bank Banten bukanlah milik Gubernur, bukan sekedar milik pemerintah, tapi Bank ini adalah milik kita semua.

“Oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk memajukan Bank Banten, agar Bank Banten bisa menjadi tonggak, menjadi penggerak ekonomi di Provinsi Banten,” tegasnya.

Ia berharap, Bank Banten kedepan betul-betul berpartisipasi aktif dalam mengerakkan roda ekonomi masyarakat Banten, salah satunya melalui pembinaan UMKM. Sehingga pelayanan Bank Banten bisa semakin dekat, jangkauannya semakin luas.

“Yang terpenting kemanfaatan Bank Banten dirasakan oleh seluruh masyarakat Banten,” katanya.

Andra mengajak kepada warga Banten untuk bersama-sama memperkuat Bank Plat merah tersebut sebagai Bank kebanggaan bersama.

Kepada seluruh Pemda, Andra juga mendorong agar mengoptimalkan Bank Banten sebagai bagian tak terpisahkan dari pengelolaan keuangan dan pembangunan.

“Mari kita tumbuh dengan penuh kebersamaan,” ajaknya. (*/Ajo)

HUT RI Pramuka Sankyu
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien