BGN Copot 137 Kepala SPPG se-Indonesia, Di Antaranya dari Banten

SERANG — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan perombakan besar-besaran. Sebanyak 137 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dicopot, termasuk puluhan di antaranya yang bertugas di Provinsi Banten.
Pencopotan ini diumumkan langsung oleh Kepala BGN Sudaryono usai Rapat Pimpinan di Kantor BGN, Senin (3/8/2026).
Langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya telah mencopot 137 Kepala Dapur di seluruh Indonesia. Ada di Jabar, Lampung, Jatim, Sumut, Banten, Jateng, termasuk yang di Semarang yang kemarin menimbulkan keracunan di SMK Negeri 6,” ujar Sudaryono.

Dari data yang dihimpun, Kepala SPPG yang dicopot di Banten tersebar di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, hingga Kota Tangerang.
Sumber internal menyebut, pencopotan dilakukan dengan kebijakan zero tolerance.
Beberapa pelanggaran yang menjadi sorotan di antaranya kasus keracunan makanan, indisipliner, penyimpangan dana operasional, hingga dugaan penipuan anggaran di lapangan.
“Ini bentuk evaluasi agar program MBG berjalan sesuai standar gizi dan keamanan pangan,” kata sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Regional BGN Banten Ichsan Rizqiansyah belum memberikan keterangan resmi saat dimintai konfirmasi pada Selasa (4/8/2026).
BGN menegaskan pencopotan ini bertujuan menjaga kualitas, akuntabilitas, dan keamanan Program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan siswa.***


