Limbah Oli Bekas Cemari Perairan Laut Puloampel Serang, Warga Menduga Ulah Kru Kapal

SERANG – Kondisi perairan di kawasan Pangkalan Nelayan Ambaru Pulo Kali, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, tampak menghitam diduga tercemar limbah oli bekas, Selasa (4/8/2026).
Dilokasi tempat bersandarnya perahu nelayan menunjukkan warna air di sekitar pangkalan berubah menjadi hitam pekat dan terkapar lapisan menyerupai minyak terlihat mengapung di permukaan perairan yang berpotensi mencemari laut.
Ajo Omega, menduga limbah oli berasal dari ulah oknum awak kapal yang membuang oli bekas secara sembarangan ke perairan.
“Kondisi itu ketemu pas pagi, Kita sebenarnya tidak tahu-menahu dari mana asal oli ini. Yang sudah pasti biasanya ada oknum kru kapal nakal yang dengan sengaja membuang oli,” katanya kepada media.

lemahnya pengawasan menjadi celah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuang limbah berbahaya ke laut tanpa memikirkan dampak lingkungan.
Menurut warga, kawasan Pulo Kali merupakan jalur pelayaran yang cukup padat. Selain menjadi lokasi kapal berlabuh, perairan tersebut juga digunakan untuk aktivitas bongkar muat di tengah laut dan berada di sekitar kawasan industri.
Untuk itu nstansi terkait didesak segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan menyelidiki sumber pencemaran.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang terkait penyebab menghitamnya perairan maupun dugaan pencemaran limbah oli bekas di kawasan Pangkalan Nelayan Ambaru Pulo Kali. (*/Nandi)


