Karang Taruna Tunas Mekar Gerem Minta Industri Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
CILEGON– Karang Taruna Tunas Mekar Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, meminta perusahaan industri yang beroperasi di wilayah tersebut untuk lebih memprioritaskan masyarakat lokal dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
Ketua Karang Taruna Tunas Mekar Gerem, Fathul Muin atau yang akrab disapa Paul, menilai keberadaan kawasan industri di sekitar permukiman masyarakat semestinya memberikan manfaat yang lebih besar, salah satunya melalui peningkatan kesempatan kerja bagi warga setempat.
Menurutnya, masyarakat lokal memiliki hak dan peluang yang sama untuk mendapatkan akses pekerjaan di tengah pesatnya perkembangan industri di Kota Cilegon.
Paul menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam acara peresmian lapangan voli bantuan dari PT Unggul Indah Cahaya (UIC) di wilayah Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (11/8/2026)
Ia berharap perusahaan tidak hanya melihat kebutuhan tenaga kerja dari sisi kompetensi, tetapi juga memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat sekitar untuk mengisi posisi pekerjaan yang tersedia.
“Industri yang ada di sekitar kita tentunya harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya dengan menyerap tenaga kerja lokal,” kata Paul.
Menurut Paul, penyerapan tenaga kerja lokal juga menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar kawasan industri.
“Kalau memang ada kebutuhan tenaga kerja dan masyarakat kita memenuhi kualifikasi, saya kira harus diprioritaskan,” ujarnya.

Paul juga mendorong agar perusahaan bersama pemerintah dan masyarakat dapat membangun komunikasi yang lebih baik terkait kebutuhan serta kualifikasi tenaga kerja.
Menurutnya, sinergi tersebut penting agar masyarakat lokal dapat mempersiapkan diri sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.
Dengan demikian, kata dia, persoalan keterbatasan kompetensi tidak menjadi alasan untuk mengesampingkan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.
Selain membuka kesempatan kerja, ia berharap keberadaan industri juga dapat mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan program pengembangan keterampilan.
“Jangan sampai industri berkembang, tetapi masyarakat di sekitarnya justru tidak mendapatkan manfaat yang maksimal,” tuturnya.
Paul menambahkan, Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan di tingkat kelurahan siap menjadi bagian dari upaya menjembatani kebutuhan masyarakat dengan dunia industri.
Menurutnya, pemuda lokal perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi dalam aktivitas industri yang berada di lingkungan mereka.
Ia berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian bersama, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah Gerem dan Kecamatan Grogol.
“Harapan kami, ke depan tenaga kerja lokal bisa lebih banyak terserap dan masyarakat sekitar bisa merasakan langsung manfaat dari keberadaan industri,” pungkasnya.(*/ARAS)


