Dijebloskan ke Sel Isolasi, Lapas Tangerang Tindak WBP yang Gunakan Smartphone di Dalam Sel

TANGERANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Tangerang, Banten, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar di media sosial dan masyarakat mengenai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menggunakan smartphone di dalam sel.
Pihak Lapas menyatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IA Tangerang, Dwi Ediyanto, melalui Staf Humas menyampaikan bahwa setelah menerima informasi dan melakukan pemeriksaan internal, petugas langsung mengambil langkah cepat.
Warga binaan yang terlibat dalam pelanggaran tersebut kini telah dipindahkan dan ditempatkan di ruangan isolasi.
“Yang bersangkutan sudah kami tindaklanjuti dan saat ini dimasukkan ke dalam ruangan isolasi. Ini merupakan bagian dari pembinaan serta penegakan tata tertib di dalam lapas,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, langkah isolasi dilakukan untuk memisahkan WBP bersangkutan dari warga binaan lain sekaligus menjadi sanksi (punishment) atas pelanggaran aturan yang dilakukan.
Ia menambahkan, penggunaan smartphone merupakan pelanggaran berat sehingga penempatannya dilakukan di sel maximum security.

“Sudah kami tempatkan di sel maximum security atau disebut one man one cell,” tegasnya.
Pihak Lapas menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran aturan oleh warga binaan.
Setiap bentuk pelanggaran dipastikan akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen penuh menjaga keamanan, ketertiban, serta menjamin hak-hak warga binaan tetap terpenuhi sesuai aturan dan prinsip pemasyarakatan,” tambahnya.
Saat ini kondisi di Lapas Kelas IA Tangerang dilaporkan berjalan aman dan tertib.
Pihaknya menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan serta kegiatan pembinaan bagi seluruh warga binaan, sekaligus menindak tegas siapapun WBP yang kedapatan menggunakan smartphone.
“Sekali lagi kami tegaskan tidak ada toleransi bagi WBP yang menggunakan smartphone di dalam lapas,” pungkasnya.***


