Wisata Anyer

Semarak Pekan QRIS Nasional Banten 2026 x Fun Walk di Tangsel, Dorong Digitalisasi Pembayaran Pajak

HUT RI PT KPP

TANGERANG SELATAN – Semarak Pekan QRIS Nasional (PQN) Banten 2026 turut digelar melalui kegiatan Fun Walk di kawasan Car Free Day (CFD) Graha Jaya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (16/8/2026) pagi.

Kegiatan ini sinergi antara Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan, menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan pembayaran digital untuk memenuhi kewajiban pajak dan retribusi daerah.

Fun Walk PQN Banten 2026 juga diramaikan dengan berbagai permainan dan aktivasi QRIS, hiburan artis ibu kota, serta pengundian doorprize berupa hadiah perjalanan umrah bagi satu orang warga berdomisili di Kota Tangerang Selatan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menjelaskan, hingga Juni 2026, jumlah pengguna QRIS di Provinsi Banten telah mencapai sekitar 3,7 juta pengguna dengan sekitar 2,9 juta merchant. Capaian tersebut menempatkan Provinsi Banten sebagai provinsi dengan jumlah merchant QRIS terbesar kelima di Indonesia.

“Capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat dan pelaku usaha

terhadap pembayaran digital. Ke depan, perluasan QRIS tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah pengguna dan merchant, tetapi juga memperluas pemanfaatannya dalam berbagai aktivitas ekonomi dan layanan publik sehingga manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” ujar Sofwan.

Sepanjang pelaksanaan PQN Banten 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, perbankan, Penyedia Jasa Pembayaran, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi, dan berbagai mitra strategis menghadirkan sejumlah program.

Rangkaian tersebut meliputi promo QRIS TAP pada KRL, Bus Tayo, dan Si Benteng; QRIS Goes to University; QRIS Goes to Community; onboarding pengguna baru; Semarak QRIS; bazar UMKM; serta edukasi pemanfaatan QRIS untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Bank Indonesia juga terus mendorong perluasan implementasi QRIS TAP, inovasi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi hanya dengan melakukan satu kali tap.

Implementasi QRIS TAP di Provinsi Banten telah dimulai pada layanan Bus Tayo Kota Tangerang, merchant di Bintaro Jaya Xchange Mall, serta pembayaran pajak, dan akan terus diperluas pada berbagai layanan publik lainnya.

Sebagai bagian dari kampanye perluasan QRIS TAP, masyarakat yang melakukan tap out KRL di Stasiun Rangkasbitung, Stasiun Cisauk, dan Stasiun Jurangmangu selama periode 11-16 Agustus 2026 berkesempatan memperoleh suvenir yang dapat ditukarkan di Booth Bank Indonesia.

Masyarakat juga dapat menikmati promo tarif spesial Rp81 menggunakan QRIS TAP pada layanan Bus Tayo dan Si Benteng, yang dihadirkan dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tidak hanya mendorong digitalisasi transaksi ritel dan transportasi, PQN Banten 2026 turut memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Selama rangkaian PQN, Booth Layanan Bank Indonesia dan Bapenda telah menjangkau lebih dari 2.000 peserta, termasuk wajib pajak, melalui layanan pembayaran pajak daerah dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah simpul mobilitas masyarakat, antara lain Intermoda BSD City, Tunnel Jurangmangu Bintaro Jaya Xchange, dan Stasiun Rangkasbitung.

Pendekatan tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan perpajakan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Masyarakat juga didorong memanfaatkan QRIS sebagai kanal pembayaran pajak daerah yang lebih efisien, termasuk melalui berbagai program insentif yang tersedia, salah satunya pembebasan denda bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran melalui QRIS.

HUT PRAMUKA 2026

Selain QRIS TAP, Bank Indonesia terus memperluas manfaat QRIS melalui konektivitas pembayaran lintas negara atau QRIS Cross Border. Layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran lintas negara pada negara-negara yang telah terhubung, sehingga mendukung efisiensi transaksi sekaligus memperkuat konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan negara mitra.

Puncak PQN Banten 2026 melalui Semarak PQN Banten 2026 x Fun Walk Tangsel dikemas dengan pendekatan edukatif dan interaktif agar digitalisasi semakin dekat dengan masyarakat. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas sekaligus mengunjungi Booth Bank Indonesia untuk mencoba secara langsung QRIS Experience Games VR dan QRIS TAP Experience.

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh perkembangan inovasi sistem pembayaran digital.

“Digitalisasi akan memberikan dampak yang semakin besar apabila didukung oleh kolaborasi yang kuat. Karena itu, kami mengapresiasi Pemerintah Daerah, industri sistem pembayaran, perbankan, pelaku UMKM, komunitas, akademisi, media, dan seluruh masyarakat yang terus mendukung perluasan penggunaan QRIS di Provinsi Banten,” ujar Sofwan.

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Banten akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas implementasi QRIS, meningkatkan literasi dan akseptasi pembayaran digital, serta memastikan inovasi sistem pembayaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif, efisien, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, mengatakan kegiatan tersebut bukan kali pertama digelar dan menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah daerah dengan Bank Indonesia dalam menyosialisasikan digitalisasi sistem pembayaran.

“Ini bagian dari upaya kita untuk menyosialisasikan berbagai macam program yang berkaitan dengan ekonomi masyarakat yang diarahkan ataupun digagas oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten,” kata Bambang.

Menurutnya, QRIS yang sebelumnya gencar diperkenalkan kepada masyarakat kini semakin dikembangkan dan dikolaborasikan dengan kepentingan pemerintah daerah, termasuk dalam pembayaran pajak.

“Sekarang dikolaborasikan dengan kepentingan kita yang berkaitan dengan pendapatan. Leading sektornya ada di Bapenda Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Bambang menilai digitalisasi pembayaran memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan kewajibannya. Selain mempermudah transaksi, penggunaan QRIS juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan, penerimaan yang diperoleh pemerintah daerah dari pajak dan retribusi akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan.

“Yang pasti apa yang kami dapat melalui masyarakat, komponen pajak dan retribusi akan kita gunakan untuk kepentingan masyarakat kembali,” tuturnya.

Bambang menambahkan, Bapenda Kota Tangerang Selatan telah menerapkan pembayaran menggunakan QRIS dalam sistem pelayanan pajak. Digitalisasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih mudah memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa proses yang berbelit.

“Dengan QRIS otomatis itu sudah cukup lama kita terapkan. Ini juga upaya dan keinginan yang kita wujudkan menjadi satu bentuk nyata untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat lebih baik,” katanya.

Selain mendorong pembayaran digital, Bapenda Kota Tangerang Selatan juga memiliki program insentif bagi wajib pajak, termasuk diskon pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).***

HUT RI Pramuka Sankyu
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien