SERANG – Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah (FN PBM) sukses menggelar Liga Santri Indonesia Seri ke-2 untuk cabang olahraga berkuda memanah (horseback archery) di Banten, pada 28 hingga 30 Agustus 2026.
Gelaran Liga Santri Indonesia Seri ke-2 tersebut berlangsung di Noor Stable, Taktakan, Kota Serang.
Kompetisi olahraga berkuda memanah yang mengusung tema “Membuka Jendela Indonesia” ini diikuti sebanyak 59 atlet yang berasal dari 26 lembaga pendidikan atau pondok pesantren yang tersebar di 9 provinsi se-Indonesia.
Olahraga berkuda memanah atau horseback archery ini merupakan kompetisi adu keahlian atlet dalam memacu kuda dalam kecepatan tinggi sembari melepaskan anak panah ke target sasaran.
Setiap titik sasaran yang berhasil ditembus anak panah, peserta akan mendapatkan bobot nilai, dan masing-masing titik sasaran target memiliki nilai yang berbeda-beda.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) FN PBM Banten, H. Qowiyyul Amin Alfarouq, berharap, gelaran ini mampu melahirkan atlet-atlet yang siap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Gelaran Liga Santri Indonesia Seri 2 yang berlangsung di Banten kali ini tentu menambah optimisme dan pengalaman bagi atlet-atlet potensial, terutama menambah jam terbang dan rekam jejak positif bagi atlet Banten di ajang nasional.
Salah satu prestasi membanggakan pada ajang ini, diraih oleh atlet atas nama Rayyan Abdul Karim asal klub Bunayya Archery Anyer.
Rayyan diketahui berhasil mencetak rekor dunia pada kategori raid 233 dengan perolehan point 111.02.
Hasil positif atlet asal Banten Rayyan ini bahkan tercatat pada standar International Horseback Archery Alliance (IHAA) untuk kategori tower 90 dan raid 233.

Pasca Liga Santri Indonesia ini, Pengprov FN PBM Banten akan kembali bersiap untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 serta PON 2028, pada cabang olahraga berkuda memanah.
Sedangkan untuk rangkaian Liga Santri Indonesia kompetisi berkuda memanah ini akan berlanjut ke Seri ke-3 yang dijadwalkan berlangsung di Malang, Jawa Timur.
Turut hadir dan memberi dukungan pada kompetisi kali ini, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten, Kombes Pol. (Purn) Dr. H. Agus Rasyid, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Banten, Korem 064/Maulana Yusuf, Polresta Kota Serang, Kejaksaan Negeri Serang, dan juga Disparpora Kota Serang.
Diketahui juga, cabang olahraga berkuda memanah ini kontingen Banten pernah berhasil menyumbang medali emas pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu melalui atlet Muhammad Nisvi. (*/Red)


