Wisata Anyer

KH Khaeroni Resmi Pimpin Pagar Nusa Kota Serang, Fokus Benahi Organisasi dan Cetak Atlet

SERANG — KH Khaeroni resmi dipercaya memimpin Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Kota Serang melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk melanjutkan masa khidmat kepengurusan 2022–2027.

​Penetapan tersebut disahkan dalam Rapat Pleno Gabungan Reposisi dan PAW PC Pagar Nusa Kota Serang di Majelis Maqbaroh Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele, Cipocok Jaya, Kota Serang, pada 2–3 Oktober 2026.

Forum ini mengusung tema “Regenerasi Pemimpin, Reaktualisasi Perjuangan dalam Rangka Memperteguh Sanad dan Memperkuat Barisan.”

​Sejumlah tokoh penting hadir dalam konsolidasi ini, antara lain Abdul Rohim Musanif (Pengurus Pusat Pagar Nusa), Mohammad Nasir (Ketua PW Pagar Nusa Banten), KH Saifun Nawasi (Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang), H. Dada Fatoni (A’wan PCNU Kota Serang), serta jajaran Dewan Khos, Majelis Pendekar, pengurus PAC, pelatih, dan anggota.

​Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan penting untuk menjaga vitalitas organisasi.

Ia berharap nakhoda baru ini mampu memperkuat kaderisasi dan mengawal para kiai NU.

​”Menjadi Pendekar NU adalah panggilan jiwa untuk selalu siap dan teguh mengawal kiai. Semoga di bawah kepemimpinan KH Khaeroni, Pagar Nusa Kota Serang semakin maju dan adaptif menjawab tantangan zaman,” ujar KH Saifun Nawasi, Sabtu (3/10/2026).

​Ketua PW Pagar Nusa Banten, Mohammad Nasir, menjelaskan bahwa PAW digelar karena ketua sebelumnya mengundurkan diri setelah terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang.

Karena masa khidmat pengurus berlangsung hingga November 2027, penggantian ketua harus ditetapkan melalui pleno gabungan.

​”Kepemimpinan baru ini menjadi momentum penguatan kelembagaan sekaligus peningkatan pembinaan atlet pencak silat, karena potensi kader di Kota Serang sangat besar,” ungkap Nasir.

​Ia menambahkan, Pagar Nusa Banten juga akan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 17 Oktober 2026 untuk membahas sosialisasi PD/PRT, tata kelola organisasi, hingga peningkatan kapasitas wasit-juri.

Selain itu, tradisi Pencak Dor (tarung bebas) tetap dipertahankan sebagai sarana melatih mental, sportivitas, pengendalian emosi, dan persaudaraan.

​Menanggapi amanah tersebut, KH Khaeroni menyatakan kesiapannya untuk bergerak cepat membenahi dan mengaktifkan seluruh struktur organisasi hingga tingkat bawah.

​Langkah awal yang akan ditempuhnya adalah membangun komunikasi intensif dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) di enam kecamatan, yakni Cipocok Jaya, Taktakan, Walantaka, Kasemen, Serang, dan Curug.

​”Struktur kepengurusan tidak boleh hanya ada di atas kertas. Semua pengurus harus bergerak dengan aksi nyata melalui program bermanfaat yang membawa nama baik Pagar Nusa Kota Serang,” tegas KH Khaeroni.***

HKTI Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien