Polresta Serang Kota; Jumlah Laporan Kejahatan Naik, Tapi Penyelesaian Perkara Terus Menurun
SERANG – Data kriminalitas di wilayah hukum Polresta Serang Kota dalam buku publikasi Provinsi Banten Dalam Angka 2026, menunjukkan tren yang perlu menjadi perhatian.
Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Banten tersebut, jumlah kejahatan (Crime Total) mengalami kenaikan.
Untuk wilayah hukum Polresta tersebut, jumlah kejahatan dilaporkan sebanyak 1.117 kasus pada 2023, turun menjadi 1.007 kasus pada 2024, kemudian naik lagi menjadi 1.104 kasus pada 2025.
Artinya ada kenaikan sekitar 9,6% dalam setahun terakhir.
Lalu pada 2023, risiko di Kota Serang sebesar 108 per 100.000 penduduk, turun ke 95 pada 2024, dan naik lagi ke 105 pada 2025.
Kemudian, persentase penyelesaian (Clearance Rate), yang paling disorot, paling kontras, angka penyelesaian kasus di Polresta Serang Kota ternyata terus menurun.
Di tahun 2023 angka penyelesaian hanya 40%. Lalu 2024 menurun menjadi 29%, tahun terakhir publikasi, yakni 2025 hanya di angka 30%.
Angka 30% pada 2025 ini menjadi yang terendah kedua di jajaran Polda Banten. Jauh di bawah tetangganya, Polres Serang yang justru mencatatkan clearance rate tertinggi di Polda Banten pada 2025 sebesar 90%, angka ini naik drastis dari 48% di 2023 dan 84% di 2024.
Sebagai perbandingan, Polres Serang terdapat 1.048 kasus dilaporkan pada 2025 dengan penyelesaian 90%, sedangkan Polresta Serang Kota, lebih banyak yakni di angka 1.104 kasus yang dilaporkan pada 2025 dengan penyelesaian hanya 30%.
Data ini menunjukkan, meski jumlah kasus di wilayah Kota dan Kabupaten Serang hampir imbang pada 2025, namun tingkat keberhasilan dalam menyelesaikan perkara hukum di masyarakat ternyata sangat berbeda dari harapan masyarakat. (*/Ajo)


