Wisata Anyer

Momentum Sumpah Pemuda, KNPI Lebak Targetkan 500 Hektare Pertanian, 35 Hektare Telah Digarap

PT PCM Sumpah Pemuda

LEBAK– Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak mendorong keterlibatan generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan melalui Program Pertanian Asta Cita KNPI.

Program ini menargetkan pengembangan lahan pertanian hingga 500 hektare di Kabupaten Lebak, dengan sekitar 35 hektare dilaporkan telah digarap.

Ketua KNPI Kabupaten Lebak, Cucu Komarudin, mendorong agar momentum Hari Sumpah Pemuda tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan, termasuk melalui sektor pertanian.

“Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui Program Pertanian Asta Cita KNPI, kami ingin mendorong generasi muda Kabupaten Lebak agar berani terjun ke sektor pertanian, mengelola potensi daerah, dan mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Target pengembangan lahan hingga 500 hektare menjadi salah satu arah program pertanian KNPI Lebak. Dari sasaran tersebut,

sekitar 35 hektare disebut telah digarap. Capaian awal ini menjadi dasar untuk melihat perkembangan program sekaligus mengukur kesiapan dalam memperluas pengelolaan lahan.

Cucu menegaskan bahwa target tersebut membutuhkan proses, konsistensi, dan perencanaan yang matang.

“Target pengembangan 500 hektare lahan pertanian bukan sekadar angka, melainkan arah perjuangan yang harus diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Saat ini, sekitar 35 hektare telah digarap. Kami ingin langkah awal ini menjadi pemantik semangat bagi lebih banyak pemuda untuk melihat pertanian sebagai peluang masa depan, ruang pengabdian, sekaligus jalan menuju kemandirian ekonomi,” paparnya.

Pengembangan lahan pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada luas garapan. Keberlanjutan program juga dipengaruhi kesiapan sarana produksi, pemilihan komoditas yang sesuai, pendampingan teknis, pengelolaan biaya, hingga akses pemasaran hasil panen.

Karena itu, perkembangan program perlu dievaluasi secara berkala agar perluasan lahan sejalan dengan produktivitas dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sektor pertanian memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang kewirausahaan generasi muda.

Pemanfaatan teknologi, pengelolaan usaha yang efisien, serta pemasaran digital dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

Cucu dalam pernyataan yang diusulkan juga menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap profesi petani, khususnya di kalangan generasi muda.

“Bagi kami, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Pemuda harus hadir sebagai penggerak, inovator, dan pelaku usaha yang mampu mengubah potensi menjadi produktivitas. Kami ingin pertanian menjadi sektor yang membanggakan, menjanjikan, dan mampu melahirkan generasi petani yang tangguh serta adaptif terhadap perkembangan zaman,” terangnya.

Keterlibatan pemuda di bidang pertanian juga perlu dibangun melalui kolaborasi dengan petani berpengalaman, kelompok tani, pemerintah, dan mitra usaha.

Sinergi tersebut penting untuk memperkuat pengetahuan budidaya, memperluas akses pasar, serta mengurangi risiko usaha yang dihadapi petani.

Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari pembangunan karena berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, keberlanjutan produksi, dan kemampuan masyarakat mengakses kebutuhan pangan.

Dalam konteks Kabupaten Lebak, pengembangan pertanian berbasis kepemudaan berpotensi menjadi salah satu upaya mengoptimalkan sumber daya daerah.

Namun, dampaknya perlu dinilai berdasarkan hasil nyata, seperti perkembangan luas lahan, produktivitas, keberlanjutan usaha, dan manfaat yang diterima masyarakat.

“Ketahanan pangan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemuda, petani, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. KNPI Lebak ingin mengambil bagian dalam gerakan tersebut, karena kemandirian pangan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat dan masa depan bangsa,” tuturnya.

Dengan pendekatan terukur dan kerja sama yang berkelanjutan, Program Pertanian Asta Cita KNPI diharapkan dapat berkembang menjadi ruang partisipasi pemuda dalam memperkuat ekonomi perdesaan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa.

Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan produktif yang menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan sektor pertanian.

“Pemuda jangan hanya mewarisi semangat perjuangan para pendahulu, tetapi juga harus melanjutkan perjuangan itu melalui karya nyata. Jika dahulu pemuda berjuang untuk persatuan bangsa, hari ini kita juga harus berjuang membangun kemandirian pangan, memperkuat ekonomi rakyat, dan memastikan pertanian memiliki masa depan yang cerah bagi generasi berikutnya,” jelasnya.

Target pengembangan 500 hektare dengan sekitar 35 hektare yang telah mulai digarap menjadi langkah awal yang perlu terus dipantau perkembangannya.

Transparansi data, evaluasi berkala, dan pelibatan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menilai sejauh mana program tersebut memberikan manfaat bagi Kabupaten Lebak. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien