Wisata Anyer

Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI Pandeglang Gelar Bedah Buku Keteladanan KH Hasyim Asy’ari

PANDEGLANG – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang menggelar acara bedah buku bertajuk ‘Kepemimpinan Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari’ di Kampus Babunnajah, Menes, Pandeglang, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Diskusi ini menghadirkan Dr. Agus Ali Dzawafi, M.Fil.I. dari LTN NU Banten sebagai narasumber untuk mengupas nilai-nilai kepemimpinan dan keteladanan sang ulama besar bagi generasi muda masa kini.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Ajat Sudrajat, menekankan pentingnya memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum refleksi sejarah perjuangan bangsa.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan pengingat sejarah tentang bagaimana perjuangan kaum muda terdahulu dalam menyatukan sikap dan kebersamaan untuk kemajuan serta kebangkitan bangsa Indonesia,” ujar Ajat.

Selanjutnya, Ajat berharap melalui bedah buku ini, daya kritis mahasiswa, pemuda, serta organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dapat terus hidup dan berkembang di lingkungan kampus maupun ruang akademik lainnya.

“Keteladanan, kepiawaian, serta khidmat KH. Hasyim Asy’ari terhadap bangsa—khususnya dalam memimpin lembaga pendidikan dan pondok pesantren—merupakan teladan yang tidak boleh kita abaikan,” ungkapnya.

Selain bedah buku, panitia juga menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta dan masyarakat yang hadir. Melalui kegiatan ini, KNPI Pandeglang berharap semangat nasionalisme pemuda terus berkobar lewat peningkatan literasi sejarah kepemimpinan serta kepedulian sosial.

“Ke depan, kami berharap makin banyak sosok tokoh nasional maupun lokal yang dipelajari dan dibedah, agar kita tidak melupakan jasa mereka yang telah berjuang untuk negeri ini,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Menes, Usep Sudarmana, berpesan agar para mahasiswa dan pemuda bersiap menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam menyambut era bonus demografi.

“Bonus demografi sudah di depan mata. Di berbagai bidang—mulai dari politik, pemerintahan, sosial, hingga ekonomi—posisi-posisi strategis kini mulai diisi oleh generasi muda,” jelas Usep. Oleh karena itu, ia mengajak para pemuda untuk terus mengembangkan potensi diri agar siap menjadi pemimpin masa depan.

Momentum Sumpah Pemuda tahun ini juga dinilai memiliki keterkaitan historis yang erat dengan perjuangan para santri. Kolaborasi antara pemuda dan santri dipandang krusial untuk mengisi ruang-ruang strategis demi kemaslahatan masyarakat.

“Santri adalah bagian dari pemuda negeri ini. Maka dari itu, kolaborasi antara pemuda dan santri harus terus terjalin untuk membaca dan mengisi ruang-ruang strategis yang bermanfaat bagi publik,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumah tokoh penting, di antaranya Dr. H. Ade Sofyan, M.Pd. (PK III Bidang Kemahasiswaan STKIP Babunnajah) selaku keynote speaker, Ketua PCNU Kabupaten Pandeglang Dr. H. Enci Zarkasih, Ketua PC GP Ansor Pandeglang H. Ahmad Sahal Mahfudz, serta jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Pandeglang.***

PT PCM Hari Santri
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien