HUT ke-53, KNPI Teguhkan Sinergi dengan Pemkab untuk Mewujudkan Lebak Ruhay

LEBAK– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menjadi momentum bagi DPD KNPI Kabupaten Lebak untuk memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mendorong pembangunan daerah.

Melalui semangat kolaborasi, KNPI menegaskan kesiapannya mendukung berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan generasi muda menuju terwujudnya Lebak Ruhay.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak, Cucu Komarudin, saat menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-53 KNPI yang digelar di Kecamatan Banjarsari.

Kegiatan itu diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, dilanjutkan pengajian bersama, sebagai simbol kepedulian pemuda terhadap kelestarian lingkungan.

Menurut Cucu Komarudin, usia 53 tahun merupakan fase kematangan organisasi yang harus dibuktikan melalui karya nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Karena itu, KNPI Lebak berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“KNPI harus menjadi organisasi yang hadir dengan solusi. Kami ingin memperlihatkan bahwa pemuda mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah. Semangat HUT ke-53 ini kami jadikan titik tolak untuk memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mewujudkan Lebak Ruhay melalui penguatan ketahanan pangan, pembangunan karakter pemuda, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Cucu.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah program ketahanan pangan yang selama ini dijalankan KNPI Lebak.

Program tersebut telah menghasilkan panen raya di lahan pertanian yang dikelola para pemuda dan menjadi bukti bahwa generasi muda mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan daerah.

Menurutnya, Kabupaten Lebak memiliki potensi pertanian yang besar sehingga harus dikelola secara maksimal dengan melibatkan generasi muda sebagai pelaku pembangunan.

“Ketahanan pangan bukan hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Pemuda harus hadir di sektor produktif, mengembangkan pertanian modern, dan membangun kemandirian pangan. Inilah bentuk pengabdian KNPI kepada masyarakat dan bangsa,” katanya.

Selain sektor pertanian, KNPI Lebak juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan di Bayah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan pesisir sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Menanam mangrove bukan hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan bagi masa depan. Lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Pemuda harus menjadi pelopor dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam,” ujarnya.

Dalam rangkaian HUT ke-53 tersebut, KNPI juga menggelar pengajian bersama sebagai bentuk penguatan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.

Menurut Cucu, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter generasi muda agar tercipta masyarakat yang maju sekaligus berakhlak.

Ia menegaskan, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, KNPI akan terus membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas pemuda.

“Lebak tidak bisa dibangun oleh satu pihak. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, pemuda, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. KNPI siap menjadi jembatan kolaborasi agar setiap potensi yang dimiliki daerah dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Cucu berharap peringatan HUT ke-53 KNPI menjadi momentum kebangkitan pemuda untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui inovasi, gotong royong, dan semangat persatuan.

“Semangat HUT KNPI harus melahirkan gerakan yang nyata. Kami ingin pemuda Lebak menjadi pelopor perubahan, menjaga persatuan, memperkuat ketahanan pangan, peduli terhadap lingkungan, serta terus mendukung pembangunan daerah. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis cita-cita mewujudkan Lebak Ruhay akan semakin cepat terwujud,” pungkasnya. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment