Makanan MBG Diduga Ada Belatung di Curugbitung, Korwil Lebak Tunggu Arahan Pimpinan

LEBAK– Dugaan adanya belatung dalam makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hadid, Kampung Cijahi, Desa Curugbitung, Kabupaten Lebak, menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 28 September 2026. Dalam rekaman yang beredar, terlihat makanan MBG yang diduga terdapat belatung.

Informasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari berbagai pihak karena makanan program pemerintah itu diperuntukkan bagi para siswa.

Menanggapi kejadian tersebut, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Lebak, Mujiburohman, mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

“Untuk saat ini kita baru melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan, dan kita menunggu arahan dari pimpinan untuk tindak lanjutnya,” kata Mujiburohman saat dikonfirmasi oleh Fakta Banten, Jumat (2/10/2026).

Mujiburohman belum dapat memastikan apakah akan ada sanksi terhadap SPPG yang berkaitan dengan penyediaan makanan tersebut.

Menurutnya, keputusan mengenai langkah selanjutnya masih menunggu arahan dari pimpinan.

Dengan demikian, hingga saat ini belum ada keterangan mengenai bentuk penindakan atau sanksi yang akan diberikan terhadap pihak yang terkait dengan penyediaan makanan MBG di lokasi tersebut.

Di sisi lain, kasus tersebut juga telah mendapat perhatian dari Satgas MBG Kabupaten Lebak. Wakil Bupati Lebak sekaligus Kasatgas MBG Kabupaten Lebak, Amir Hamzah, sebelumnya disebut telah meminta tim untuk meninjau kondisi di lapangan setelah informasi mengenai kejadian tersebut mencuat

Mujiburohman menyampaikan bahwa pihaknya juga telah mengingatkan seluruh SPPG di Kabupaten Lebak agar meningkatkan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Selain kualitas bahan dan makanan, aspek higiene serta sanitasi dalam proses penyediaan makanan juga menjadi perhatian.

“Kita juga mengimbau seluruh SPPG di Kabupaten Lebak untuk lebih meningkatkan kualitas makanan dan juga higiene sanitasinya,” ujarnya.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya laporan mengenai makanan MBG yang diduga bermasalah di Curugbitung.

Program MBG sendiri menyasar anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat. Karena itu, kualitas makanan, kebersihan pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan agar makanan yang diterima siswa memenuhi standar keamanan pangan.

Sementara itu, informasi mengenai dugaan adanya belatung dalam makanan tersebut masih perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan klarifikasi pihak terkait.

Publik juga diharapkan tidak menarik kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan dan tindak lanjut resmi disampaikan.

Hingga berita ini ditulis, keterangan mengenai hasil pemeriksaan terhadap makanan yang dipersoalkan maupun keputusan terkait sanksi masih menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang.

Kemudian, Fakta Banten masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pemilik yayasan serta BGN Provinsi Banten. (*/Sahrul).

KorwilLebakMBG
Comments (0)
Add Comment