LEBAK– Masyarakat Kabupaten Lebak diminta tidak mudah percaya terhadap pesan WhatsApp dari nomor yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Halson Nainggolan.
Pasalnya, nama Halson diduga dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui aplikasi WhatsApp. Bahkan, akun tersebut disebut menggunakan foto dirinya sehingga berpotensi membuat penerima pesan mengira komunikasi tersebut benar-benar berasal dari Sekda Lebak.
Halson mengimbau masyarakat agar lebih teliti apabila menerima pesan dari nomor yang mengaku sebagai dirinya. Ia meminta warga melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum menanggapi atau memenuhi permintaan apa pun.
“Kalau ada yang mengatasnamakan saya, mohon segera konfirmasi. Kalau bisa diabaikan,” kata Halson kepada Fakta Banten, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, penggunaan foto pribadi pada akun WhatsApp tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa pemilik nomor tersebut merupakan orang yang sebenarnya.
Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru mempercayai pesan, terlebih apabila komunikasi tersebut disertai permintaan tertentu yang berkaitan dengan uang, data pribadi, maupun kepentingan lainnya.
Halson menegaskan, langkah paling aman ketika menerima pesan mencurigakan adalah memastikan kebenarannya melalui komunikasi yang dapat dipercaya.
“Segera konfirmasi kalau ada yang mengatasnamakan saya,” ujarnya.
Ia berharap informasi tersebut dapat menjadi perhatian masyarakat agar tidak terkecoh oleh akun WhatsApp yang menggunakan nama maupun foto pejabat untuk meyakinkan penerima pesan.
Warga juga diingatkan untuk tidak langsung memberikan data pribadi, mengirim uang, atau mengikuti instruksi dari nomor yang belum terverifikasi.
Pencatutan identitas melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp menjadi alasan masyarakat perlu lebih cermat.
Nama dan foto seseorang dapat digunakan oleh pihak lain, sehingga verifikasi tetap menjadi langkah penting sebelum mempercayai sebuah komunikasi. (*/Sahrul).