TANGERANG – Logo Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang bukan sekadar rangkaian angka dan simbol.
Di balik desain yang tampak sederhana, tersimpan sejumlah identitas lokal, mulai dari batik Kacang Benih Cisoka, garis pantai, hingga ayam wareng yang disebut sebagai satwa endemik Kabupaten Tangerang.
Logo tersebut resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (21/9/2026).
Karya tersebut merupakan hasil ciptaan Ilham Azi Fadilah yang terpilih sebagai pemenang Lomba Cipta Karya Logo HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.
Ilham menerjemahkan tema “Terus Bergerak Semakin Berdampak” ke dalam visual obor dengan api yang berkobar.
Setiap angka dalam 394 kemudian diberi makna yang berkaitan dengan identitas dan karakter Kabupaten Tangerang.
“Angka tiga saya ambil dari batik Kacang Benih Cisoka. Ini melambangkan semangat untuk terus berkarya dengan kearifan lokal dan budaya Kabupaten Tangerang,” ujar Ilham.
Sementara angka sembilan terinspirasi dari kondisi geografis Kabupaten Tangerang yang memiliki wilayah pesisir.
Unsur ombak yang dituangkan ke dalam desain tersebut menggambarkan dinamika serta gerak pembangunan yang terus berjalan.
“Untuk angka empat, saya terinspirasi dari ayam wareng yang merupakan satwa endemik Kabupaten Tangerang,” katanya.
Menurut Ilham, ayam wareng dalam desain tersebut menjadi simbol karakter masyarakat Tangerang yang lincah, gesit, tegas dan berani untuk terus maju serta bertumbuh.
Berbagai unsur itu kemudian dipadukan menjadi bentuk api yang dinamis. Api tersebut menjadi gambaran energi dan semangat Kabupaten Tangerang untuk terus bergerak menuju perkembangan yang lebih baik.
Tak hanya itu, cahaya api yang memancar ke berbagai arah memiliki pesan tentang pembangunan yang inklusif.
Pesannya, pembangunan tidak hanya bergerak di satu sektor atau wilayah, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Jadi, dari keseluruhan elemen itu saya ingin menggambarkan semangat Kabupaten Tangerang yang terus bergerak, terus tumbuh, dan memberikan dampak bagi masyarakat,” tutur Ilham.
Logo tersebut sebelumnya melewati proses kompetisi yang diikuti 89 peserta. Seluruh karya yang masuk menjalani tahapan seleksi administrasi dan teknis, kemudian dilanjutkan dengan penilaian desain hingga tersisa tiga peserta pada tahap akhir.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan logo Hari Jadi ke-394 tidak hanya digunakan sebagai identitas rangkaian peringatan hari jadi, tetapi juga membawa pesan pembangunan daerah.
Menurutnya, tema “Terus Bergerak Semakin Berdampak” mencerminkan semangat pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Logo ini bukan hanya sebagai identitas Hari Jadi Kabupaten Tangerang, tetapi juga menggambarkan semangat kita untuk terus bergerak dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujar Maesyal.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menuangkan kreativitas mereka dalam karya yang mengangkat identitas Kabupaten Tangerang.
Dengan diluncurkannya logo tersebut, peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang tidak hanya membawa pesan tentang usia daerah, tetapi juga memperkenalkan kembali sejumlah identitas lokal ke dalam simbol yang digunakan dalam perayaan tahun ini.***