Pemuda Al-Khairiyah Dukung Polres Cilegon Usut Tuntas Kasus Tugboat Fiktif PCM

CILEGON – Polres Cilegon tengah melakukan penyelidikan kepada salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yaitu PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) terkait pengadaan tugboat.

Pengadaan tugboat yang menelan anggaran Rp24 miliar tersebut sampai sekarang tidak berwujud dan sedang dilakukan proses penyelidikan dan pemanggilan saksi saksi oleh polres Cilegon.

Menanggapi hal itu, ketua Dewan Pengurus Wilayah Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Provinsi Banten, Ahmad Munji mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh Polres Cilegon untuk mengungkap kasus yang sudah lama menjadi misteri ini.

“Pengadaan tugboat di PT PCM ini kan sejak tahun 2019, lumayan lama dan merugikan daerah hingga Rp24 Miliar, jadi harus diusut tuntas sampai ke akar akarnya karena ini uang rakyat Cilegon,” Katanya kepada Fakta Banten, Jumat (3/9/2021).

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Cilegon yang sudah berupaya untuk mengentaskan daerah dari kasus kasus yang berpotensi merugikan keuangan daerah.

“Dalam hal ini Pemkot Cilegon sudah membuktikan keseriusannya dalam menangani kasus yang bakal berpotensi merugikan keuangan daerah, ke depan semoga konsisten dan terus berempati terhadap hal hal yang serupa, kami yakin Cilegon bebas dari korupsi,” pungkasnya. (*/Ihsan)

Demokrat
Royal Juli