Pelindo Raih Achievment Service Excellent Pasca Merger

 

CILEGON– Dalam waktu kurun satu tahun sejak diresmikannya PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, III dan IV ke dalam PT Pelindo II pada 1 Oktober 2021 lalu. Pelindo Regional 2 Banten telah berhasil mendapatkan beberapa penghargaan.

Seperti penghargaan yang diberikan oleh Indonesia Achievement Center sebagai The Best Indonesia Port Company in Service Excellent of the Year pada ajang Indonesian Best of teh Best Award 2022 di Surabaya Jawa Timur pada 22 April 2022 lalu.

Pelindo Regional 2 Banten mampu meraih penghargaan tersebut karena dinilai keberhasilannya dalam melakukan pembenahan dan penataan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja Pelindo Regional 2 Banten.

Selain itu, pada 18 November 2021 lalu Pelindo Regional 2 Banten pada awal merger meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil yang terhitung 1 Januari sampai 31 Desember 2021 yang dilanjut dengan mendapatkan penghargaan SNI Award dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) dengan kategori peringkat perak, dimana kategori ini telah menerapkan esensi dari kategori organisasi besar jasa dan menunjukkan pencapaian kinerja tertinggi kemampuan mengelola perubahan perubahan serta melakukan transformasi untuk berkelanjutan organisasi.

General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Agung Fitrianto mengatakan penghargaan yang diraih atas komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi terbaik untuk negeri.

Ks nu

“Semua penghargaan dan pencapaian yang didapat pasca merger ini merupakan komitmen Pelindo Regional 2 Banten dalam memberikan kontribusi terbaik untuk negeri. Penghargaan dan pencapaian ini menjadi motivasi bagi kita untuk berperan serta memberikan kontribusi yang lebih baik lagi melalui peningkatan kinerja dan pelayanan dalam rangka menjaga loyalitas pelanggan dan memperkuat Corporate Branding,” ujarnya, Jum’at, (30/9/2022).

Selain penghargaan, Pelindo Regional 2 Banten juga mendapatkan kepercayaan dari Kemenko Maritim & Investasi untuk ditunjuk melaksanakan Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang selanjutnya disebut Stranas PK dari 13 Cabang Pelabuhan di Indonesia.

Strategi Nasional Pencegahan Korupsi adalah arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang digunakan sebagai acuan kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi di Indonesia.

Agenda tersebut dipimpin oleh Sahat M Panggabean Staf Ahli Bidang Manajemen Konektivitas Kemenko Maritim & Investasi yang didukung oleh Instansi Terkait dalam pelaksanaannya adalah Kantor Perwakilan Bea Cukai Merak, Karantina Pelabuhan Banten dan KSOP  Kelas 1 Banten.

Dalam mendukung Stranas PK telah dibuktikan yang telah diimplementasikan oleh Pelindo Regional 2 Banten antara lain integrasi sistem layanan SSM Pengangkut pada bulan Oktober 2021, penerapan Single Sub-Mission Quarantine Customs dan Join Inspection pada bulan November 2021, Implementasi Marine Operating System pada bulan Desember 2021, Penerapan Gate System (Auto Gate System) pada bulan April 2022, penerapan sistem layanan Single Truck Identification Data (STID) dan Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (SIMON TKBM) pada bulan Juli 2022. General Manager Pelindo Regional 2 Banten.

Agung Fitrianto mengatakan Penerapan dan implementasi sistem tersebut bertujuan untuk pemangkasan birokrasi dan peningkatan pelayanan di Pelabuhan Indonesia, sehingga kedepan layanan jasa kepelabuhanan sudah menggunakan sistem yang terintegrasi dengan aplikasi INAPORTNET.

“Adapun tujuannya untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada Pengguna Jasa di Pelabuhan,” tutup Agung Fitrianto. (*/Nas)

Cibeber nu