Iklan Banner

KPU Cilegon Sebut Angka Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024 Capai 76,87 Persen

Pandeglang Gerindra HUT

 

CILEGON – KPU Kota Cilegon telah merampungkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada 2024 kemarin, Rabu (4/12/2024), di The Royale Krakatau Hotel, Cilegon.

Hasilnya, sebanyak 10.351 suara tidak sah terhitung dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cilegon.

Sebagai informasi, jumlah pengguna hak pilih pada Pilkada Kota Cilegon 2024 sebanyak 254.004 suara. Dari pengguna hak pilih tersebut, 243.653 suara dinyatakan sah, sementara sisanya tidak.

Data ini diperoleh dari pleno rekapitulasi tingkat Kota Cilegon yang digelar setelah proses penghitungan suara selesai di tingkat Kecamatan.

Meski demikian, KPU Kota Cilegon menyebut tingkat partisipasi pemilih tetap menunjukkan tren positif dengan angka mencapai 76,87 persen untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, serta 77,11 persen untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Cilegon, Nunung Nurjanah dalam pernyataannya yang diberikan kepada Fakta Banten.

Agil HUT Gerindra

Ia menilai angka partisipasi yang tinggi ini merupakan hasil dari berbagai upaya sosialisasi yang dilakukan KPU.

“Hasil ini menunjukkan kerja keras kita bersama, baik dari sisi penyelenggara maupun masyarakat,” ujar Nunung.

Kata Nunung, partisipasi kali ini mengalami peningkatan dibandingkan Pilkada 2020 yang mencatat angka 76,37 persen.

Angka ini mendekati target KPU untuk terus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pesta demokrasi.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai upaya sosialisasi yang dilakukan KPU. Beragam metode digunakan, seperti forum warga, tatap muka, talk show, podcast, hingga publikasi di media cetak, elektronik, dan media sosial. Bahkan menjelang hari pemungutan suara, Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) aktif melakukan war-war keliling,” jelas Nunung.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya pada 27 November 2024, serta semua pihak yang mendukung kelancaran Pilkada,” tambah Nunung.

Perlu diketahui, rincian suara tidak sah yang tersebar di delapan kecamatan di Kota Cilegon, Kecamatan Citangkil mendapatkan posisi teratas dengan jumlah yang cukup fantastis sebanyak 1.943 suara tidak sah, kemudian disusul Kecamatan Cibeber dengan 1.599 suara, dan Kecamatan Jombang sebanyak 1.357 suara. Sementara itu, jumlah suara tidak sah terendah tercatat di Kecamatan Purwakarta, yakni 947 suara. (*/Hery)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien