Antisipasi Klaster Pasar “Jedogan”, Gubernur Banten Minta Bupati dan Walikota Turun Lapangan

Inspektorat berkarya

SERANG – Tradisi pasar jedogan atau pasar dadakan kerap kali terjadi menjelang lebaran Idul Fitri di wiliyah Kota Serang. Tak heran jika banyak warga yang tumpah ruah ke jalanan untuk membeli barang-barang yang dibutuhkannya.

Seperti halnya yang terjadi di tahun 2020. Tradisi jedogan di pasar Royal Kota Serang menjadi sorotan lantaran memicu kerumunan, lantaran terjadi di masa Pandemi Covid-19.

Untuk mengantisipasi hal serupa, Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta agar kepala daerah di kabupaten/kota untuk turun ke lapangan, dan memastikan kerumunan tidak kembali terjadi di masa pandemi Covid-19

PKS bank Banten dede

“Walikotanya, Bupatinya turun lapangan,” ujar Wahidin Halim kepada wartawan, di Pendopo Gubernur Banten, Curug, Kota Serang, Senin (3/5/2021).

“Saya minta Pak Walikota Bupati melakukan upaya-upaya pencegahan,” sambung mantan Walikota Tangerang itu.

Diketahui, untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Serang akan melakukan patroli di titik-titik pusat keramaian pedagang kaki lima selama bulan suci Ramadan tahun 2021. (*/Faqih)

Ied posco kadin
KS royal setda