Anggaran Terbatas, Pemkot Cilegon Optimalkan Skema KPBU dan CSR untuk Dorong Pembangunan

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan memprioritaskan program pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin, mengatakan bahwa perencanaan pembangunan harus realistis dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
“Kita tetap harus memilah program dalam RPJMD 2025–2029 berdasarkan kekuatan PAD. Dari situ, kita formulasikan mana program yang jadi prioritas dan mana yang bisa dilaksanakan secara bertahap,” kata Maman usai Rapat Paripurna pembahasan Raperda RPJMD dan pengelolaan sampah di Gedung DPRD Cilegon, Senin (2/6/2025).

Ia mencontohkan, salah satu sektor yang menjadi prioritas adalah infrastruktur. Untuk mempercepat pelaksanaannya, Pemkot Cilegon mendorong keterlibatan pihak ketiga melalui berbagai skema pendanaan.
“Misalnya pembangunan infrastruktur bisa dipercepat pelaksanaannya di tahun pertama atau kedua masa RPJMD, dengan mendorong dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK), APBN, skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta dana Corporate Social Responsibility (CSR),” jelasnya.
Maman menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini tidak dalam kondisi buruk. Namun, untuk memenuhi kebutuhan percepatan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur, dibutuhkan strategi pendanaan yang kreatif.
“Keuangan daerah tidak buruk, tapi kita butuh langkah percepatan untuk pembangunan, khususnya infrastruktur,” tegasnya.(*/Nandi)


