Wisata Anyer

Antisipasi Banjir, Warga Kedawung Cilegon Minta Pembangunan Tandon Air Segera Direalisasikan

CILEGON – Warga Lingkungan Kedawung RT 15 RW 05, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan tandon air guna mengantisipasi banjir dan genangan yang kerap terjadi saat musim hujan.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul luapan air yang sering masuk ke permukiman warga ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Salah seorang warga, Samsuri, mengaku rumahnya sempat kemasukan air saat hujan deras beberapa waktu lalu.

“Kalau hujan deras, air suka masuk ke rumah. Biasanya tidak seperti ini, hanya di belakang. Karena kemarin hujannya cukup tinggi, jadi sampai ke depan,” kata Samsuri kepada Fakta Banten, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, pembangunan tandon air menjadi solusi yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini untuk meminimalisir banjir di lingkungan mereka.

“Kami berharap kepada Wali Kota Cilegon, Robinsar, untuk menindaklanjuti usulan warga agar persoalan banjir dan genangan air di Lingkungan Kedawung dapat diminimalisir,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua RT 15 RW 05, Didi. Ia mengatakan usulan pembangunan tandon air hampir setiap tahun diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Kami berharap pembangunan tandon yang sudah kami sampaikan di Musrenbang hampir setiap tahun bisa segera dilaksanakan. Karena itu satu-satunya cara untuk menangani banjir di wilayah Kedawung RT 15 maupun RT 09 RW 05,” ujarnya.

Didi menuturkan, banjir yang terjadi pada Maret lalu berdampak cukup besar terhadap warga. Sedikitnya 48 kepala keluarga dengan hampir 30 rumah terdampak genangan air.

“Harapan saya semoga tandon dapat segera dilaksanakan, karena skala banjir itu sangat luar biasa. Kalau sudah ada tandon, saya pastikan banjir tidak ada lagi, karena aliran air dari kampung paling ujung semuanya larinya ke Kedawung,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Tegal Bunder, Muhammad Rais, menyampaikan bahwa usulan pembangunan tandon air sebenarnya telah diajukan sejak 2018 melalui Musrenbang kelurahan.

“Pembangunan tandon sejak tahun 2018 sudah kami usulkan melalui Musrenbang kelurahan. Bahkan pada tahun 2025 sudah ada rencana pembuatan tandon di Lingkungan Kedawung RT 15 RW 05,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihak kelurahan masih menunggu perkembangan dari tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon terkait pembebasan lahan dan teknis pelaksanaannya.

Terkait belum terealisasinya pembangunan tersebut, Rais menyebut kemungkinan masih berkaitan dengan persoalan anggaran dan teknis yang menjadi kewenangan Dinas PUPR Kota Cilegon.

Meski demikian, masyarakat berharap hasil Musrenbang yang selama ini diusulkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi segera diwujudkan demi mengurangi risiko banjir di Lingkungan Kedawung RT 15 RW 05. (*/Ali)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien