Wisata Anyer

Hasil Penelusuran di Lapangan, Samsat Cilegon Temukan 1.134 Kendaraan Nunggak Pajak 

Posco Idul Adha

CILEGON – Upaya penelusuran dan penagihan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Kota Cilegon terus menunjukkan perkembangan positif.

Berdasarkan data terbaru yang tercatat dalam sistem pemantauan petugas lapangan, sebanyak 1.134 hasil sensus kendaraan telah berhasil diselesaikan.

Kegiatan sensus atau penelusuran kendaraan yang menunggak pajak telah dilakukan sejak Selasa (2/6/2026).

Petugas juga melakukan penelusuran langsung terhadap wajib pajak yang terindikasi memiliki tunggakan. Dari kegiatan tersebut, tercatat 150 hasil penelusuran telah berhasil dilakukan.

Sementara itu, kegiatan penagihan aktif kepada wajib pajak juga menunjukkan capaian yang cukup signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 143 hasil penagihan telah tercatat dalam sistem.

PT PCM Idul Adha

Kepala UPT PPD Samsat Kota Cilegon, TB Mochamad Kurniawan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja lapangan yang dilakukan secara intensif oleh petugas dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan data kendaraan yang ada benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Secara keseluruhan, jumlah tugas yang dibebankan kepada petugas mencapai 2.789 pekerjaan yang terdiri atas penelusuran, sensus, dan penagihan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.545 tugas telah berhasil diselesaikan oleh petugas yang tersebar di berbagai wilayah kerja.

Rincian tugas yang telah selesai meliputi 176 kegiatan penelusuran, 1.113 kegiatan sensus, serta 256 kegiatan penagihan. Sementara tugas yang belum terselesaikan masih mencapai 1.244 pekerjaan.

Adapun tugas yang belum selesai terdiri atas 301 kegiatan penelusuran, 25 kegiatan sensus, dan 918 kegiatan penagihan yang masih menjadi target penyelesaian petugas.

Menurut Iwan, proses penelusuran menjadi bagian penting untuk memperoleh data yang akurat mengenai keberadaan kendaraan dan status kepemilikannya.

“Melalui penelusuran langsung, petugas dapat mengetahui kondisi kendaraan dan memastikan keberadaan wajib pajak secara lebih akurat,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil sensus yang telah dilakukan akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah penagihan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Data hasil sensus sangat penting untuk mendukung proses penagihan dan meningkatkan validitas database kendaraan,” jelasnya.

Saat ini, kegiatan lapangan didukung oleh 64 petugas yang bertugas melakukan penelusuran, sensus, dan penagihan di berbagai wilayah Kota Cilegon.

Iwan berharap sinergi petugas di lapangan dapat mempercepat penyelesaian target yang masih tersisa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.

“Kami terus mendorong petugas untuk menyelesaikan target yang ada sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih taat membayar pajak kendaraan tepat waktu,” pungkasnya.(*/ARAS)

DPRD Banten Hari Pancasila
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien