April, Krakatau Bandar Samudera Siap Akuisisi 2 Perusahaan Logistik

Gerindra Nizar

CILEGON – Demi mewujudkan visi perusahaan menjadi perusahaan logistik yang berbasis pelabuhan.

PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) pada April akan mengakuisisi PT Multi Sentana Baja (MSB) dan PT Wahana Sentana Baja (WSB), dua perusahaan logistik yang sahamnya sekarang dimiliki oleh Dana Pensiun Krakatau Steel.

MSB merupakan perusahaan bongkar muat (PBM), sedangkan WSB selama ini bergerak di bidang logistik multimoda.

Fraksi serang

Pengambilalihan 100% saham kedua perusahaan diyakini akan memperbesar pasar KBS di lini bisnis logistik yang pada gilirannya bakal mendongkrak kinerja top line.

Direktur Utama KBS Alugoro Mulyowahyudi mengatakan, KBS akan mengambil alih 100% saham kedua perusahaan dengan nilai akuisisi Rp75 miliar. Dana pembelian saham masuk ke dalam anggaran belanja modal tahun ini.

“April akan beres. Ini akan sejalan dengan visi KBS ke depan menjadi port centric logistics company,” katanya seperti dikutip bisnis, Selasa (26/3/2019).

Fraksi

Dengan akuisisi ini, KBS akan memiliki empat anak perusahaan. Saat ini, KBS memiliki dua anak perusahaan, yakni PT Krakatau Argo Logistics (KAL) dan PT Krakatau Jasa Logistik (KJL).

KAL yang merupakan perusahaan transportasi multimoda selama ini fokus melayani logistik produk Krakatau Posco. Bergerak di bidang usaha serupa, KJL menangani logistik produk di luar Krakatau Posco.

Dengan akuisisi ini, maka seluruh perusahaan jasa logistik di bawah grup KS akan berada di bawah pengelolaan KBS.

Alugoro meyakini aksi korporasi itu akan memperluas pasar dan klien MSB dan WSB. Apalagi, KBS selama bekerja sama dengan PT KAI untuk menyalurkan barang menggunakan kereta api dengan tujuan akhir Surabaya.

“Dengan akuisisi ini, pasarnya [MSB dan WSB] nanti tidak hanya di Cilegon, tetapi juga seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, dari sisi belanja modal, KBS tahun ini menganggarkan Rp614 miliar. Dana itu akan dialokasikan antara lain untuk akuisisi MSB dan WSB, pembangunan dermaga 7.1 dan 7.2, pembelian lima unit crane baru, penggantian dua unit cranelama di dermaga 1.1, implementasi teknologi informasi, dan pembelian peralatan handling. (*/Bisnis)

[socialpoll id=”2521136″]

Gerindra kuswandi