Audiensi dengan Walikota Robinsar, PD PII Cilegon Dorong Kolaborasi Pendidikan Berbasis Nilai Islam dengan Pemkot
CILEGON – Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kota Cilegon mendorong terciptanya sinergi antara pelajar, sekolah, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk meningkatkan kualitas pendidikan berbasis nilai keislaman.
Hal ini disampaikan dalam audiensi dengan Walikota Robinsar di Kantor Walikota, Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, pada Senin (19/5/2025).
Fadhil Ramadhan, Ketua PD PII Cilegon 2025–2027, menyatakan bahwa pelajar Islam siap menjadi garda terdepan dalam penguatan karakter generasi muda.
“Kami ingin nilai-nilai Islam seperti akhlak mulia dan kepedulian sosial menjadi bagian dari penguatan Profil Pelajar Pancasila. Program seperti Cilegon Mengaji dan Forum Dialog Pelajar Islam bisa jadi wadah untuk mewujudkannya,” ujar Fadhil saat diwawancarai.
Selain itu, PII juga mengusulkan peningkatan fasilitas kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat, lomba dakwah, dan pelatihan kepemimpinan.
Ali, perwakilan dari PII Kota Cilegon juga turut menyoroti pentingnya pemerataan kualitas sekolah di Cilegon.
“Kami ingin semua pelajar, di mana pun mereka belajar, punya kesempatan sama untuk bersaing di tingkat nasional, termasuk masuk universitas top,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Walikota Robinsar menyambut baik inisiatif pelajar.
“Pendidikan karakter adalah fondasi penting. Kami akan dukung penuh program yang membangun mental dan spiritual pelajar,” tegasnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para aktivis pelajar yang ada di Kota Cilegon itu untuk meraih cita-cita setinggi langit.
“Kalian kalau punya mimpi sekalian mimpi yang tinggi biar jatuh tidak apa apa, asalkan kalian jatuh diantara bintang-bintang,” kata Robinsar.
Walikota Cilegon itu juga bilang, dalam meraih mimpi, harus disertai juga dengan usaha dan doa.
“Apa yang kita mau belum tentu menurut Allah itu baik. Tapi yang menurut Allah itu baik ya itu menjadi sesuatu yang diberikan kepada kita dan Allah percaya bahwa kita mampu dan kita harus menerima dengan syukur, menjalankan dengan ikhlas hati dan lapang dada,” tutupnya. (*/Hery)

